PELAKSANAAN RUKYAT RAMADHAN 1430H
Pada tanggal 30 Sya’ban yang bertepatan dengan hari Jumat 21 Agustus 2009 kemarin, di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga diadakan training sehari hisab rukyat penentuan awal Ramadhan. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama FKIS (Forum Kajian Islam Sains) fakultas Saintek dan HRRC (Hisab-Rukyat Research Center) laboratorium terpadu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini bermaksud memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta training tentang tata cara rukyat hilal untuk menentukan awal bulan Qomariyah terutama awal bulan Ramadhan. Kegiatan yang menyedot 28 peserta tersebut dimulai dari pukul 08.00 WIB yang dibuka langsung oleh Pembina FKIS bapak Frida Agung Rahmadi, M.Si. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembekalan kepada para peserta dari pukul 08.30-15.00. Pembekalan diberikan oleh para pemateri yang sangat berpengalaman dalam hisab dan rukyat. Diantara pemateri tersebut, yaitu bapak Abdul Mughits, M.Ag., bapak Drs. Oman Fathurrahman, SW.M.Ag, bapak Iwan Kuswidi, M.Sc., dan bapak Thaqibul Fikri N., M.Si.
Pukul 15.30 peserta berangkat menuju pantai Samas untuk melakukan rukyatul hilal. Dipilihnya lokasi pantai ini karena horizon barat di Samas bebas dengan penghalang pandangan, para peserta yang ikut dalam rombongan tampak sangat antusias. Namun hanya 24 peserta yang ikut dikarenakan terdapat 4 peserta yang berhalangan hadir. Pukul 16.45 rombongan sudah sampai di pantai Samas. Selanjutnya rombongan langsung dipandu oleh bapak Iwan Kuswidi, beliau merupakan koordinator HRRC. Kegiatan di pantai Samas dimulai dengan menentukan lokasi yang ideal untuk merukyat hilal. Pada saat yang bersamaan terdapat juga rombongan dari Muhammadiyah yang dipandu oleh bapak Oman Fathurrahman, namun mereka berada pada posisi yang agak jauh. Lima teropong disiapkan agar peserta dapat dengan lebih jelas dalam merukyat hilal. Tepat pukul 17.30 para peserta mulai konsentrasi pada pergerakan matahari, karena jika kehilangan momen terbenamnya matahari akan sangat sulit menentukan letak hilal. Para peserta nampak sangat serius sampai ketika seorang peserta berteriak pertanda dia telah berhasil melihat hilal, selanjutnya peserta yang lain mulai bergerombol pada posisi peserta yang berhasil melihat hilal, tak lama kemudian seorang peserta yang bernama M. Taslim juga berhasil menemukan hilal. Pengamatan hilal dilakukan hingga pukul 18.30 karena menurut perhitungan saat itu hilal sudah terbenam. Ketika langit semakin gelap para peserta sudah mulai menyerah karena hilal yang mereka harapkan tak dapat terlihat lagi, kemudian beberapa peserta memutar arah teropong ke horizon timur, mereka menemukan benda langit lain yang menarik untuk di lihat, benda langit tersebut yaitu planet Jupiter. Acara di pantai Samas selesai pada pukul 18.45 WIB dan peserta langsung pulang menuju UIN Sunan Kalijaga. Pukul 20.00 rombongan sampai di UIN dan peserta melanjutkan perjalanan menuju rumah masing-masing.
PELUANG ASTEROID APOPHIS menabrak Bumi Tahun 2036 Masih Sangat Besar!

PELUANG ASTEROID APOPHIS menabrak Bumi Tahun 2036 Masih Sangat Besar!
Peluang Asteroid Apophis menabrak Bumi tahun 2036 masih sangat besar walapun pihak NASA menyatakan peluang asteroid raksasa tersebut sangatlah kecil hanya 1:250.000. Kalau perbandingannya 1 berbanding 100 miliar mungkin kita bisa bersikap tenang ya. Berarti kalau ramalan mama laurent kiamat 2012 ga jadi, kemungkinan akan diundur ke tahun 2036 :)
Sebagaimana dilansir Kompas, penghuni Bumi bisa sedikit tenang. Setidaknya untuk sementara. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan, asteroid sebesar 269.748 meter kemungkinan kecil akan menabrak Bumi pada tanggal 13 April 2036.
Dari perhitungan NASA, semula peluang asteroid Apophis menabrak Bumi 1:45.000. Kalkulasi NASA pada tahun 2004 ini sempat menimbulkan kepanikan. Namun, setelah para peneliti menghitung dan menganalisis kembali garis edar asteroid kini peluangnya menjadi 1:250.000.
Ahli astronomi di Near Earth Object Program NASA, Steve Chesley, menyatakan, perhitungan yang baru bisa dilakukan setelah posisi Apophis diketahui secara persis. Pada tahun 2029 Apophis diperkirakan akan berada 29.451 kilometer di atas permukaan Bumi.(AP/LUK)
Berikut ini kumpulan foto gambar Asteroid Apophis yang diprediksi menabrak bumi tahun 2036 dari hasil Googling.
http://besteasyseo.blogspot.com/2009/10/asteroid-apophis-tabrak-bumi-2036.html
Subscribe to:
Posts (Atom)