rss

Sunday, October 10, 2010

Download Materi Training Dasar Falak

Buat temen-temen yang pengen download materi Training Dasar Falak Penentuan Arah Kiblat yang diselenggarakan oleh FKIST hari minggu tanggal 10 Oktober 2010, silakan bisa langsung didownload dsni :

1. Accurate Times

2. Kalkulator Kiblat

3. Materi Konsep Bola Langit

Kalau masih ada link yang bermasalah, silakan hubungi kami lagi...
Semangat saintis!!! Intelektual, berakhlak mulia...

Friday, August 13, 2010

Lembar Informasi Diri Peserta
TRAINING FOR ISLAMIC SCIENTIST
“Prepare Your Self to be A Leader”


Lembar informasi ini mohon diisi dengan selengkap mungkin dan dengan sebenar-benarnya.
Silakan lembar ini dikirim ke ari.ibn.hayyan@gmail.com sebagai Syarat Mengikuti Trafic III
yang akan dilaksanakan Pada Akhir September 2010


DATA PERSONAL
Nama; Nama Panggilan
TTL
Alamat Asal + Telp

Alamat Yogya + Telp

Email
Jurusan/Angkatan
Hobi
Hiburan apa yang disukai?



Ketika punya waktu luang, biasanya dimanfaatkan untuk apa?




Biasa nonton televisi? Jika ya, apa acara/program favorit Anda?



Suka ndengarin radio?, Jika ya, apa acara/program favorit Anda?



Suka nonton film? Jika ya, jenis film apa yang Anda sukai?
Film apa yang pernah Anda tonton dan memiliki kesan tersendiri?






Suka dengerin musik atau nasyid? Jika ya, apa group musik atau nasyid favorit Anda?
Mengapa group tersebut jadi favorit Anda?





Dari pengalaman hidup yang sudah Anda jalani, apa potensi/kelebihan yang Anda miliki? Potensi tersebut sudah secara optimalkan berkembang atau belum? Jika belum, mengapa?










Majalah/Jurnal apa yang biasa (sering) Anda baca? Mengapa majalah/jurnal itu menjadi pilihan Anda?







Karya sastra apa yang Anda sukai? (misal: cerpen/
novel/puisi/ ajak/
komik).

Beri contohnya 1.


2.


3.


Buku apa yang pernah Anda baca dan cukup berpengaruh bagi diri Anda?


Hal apa dalam buku tersebut yang paling bermakna/
berkesan? 1.





2.




3.




4.




5.




SEPUTAR KEORGANISASIAN
Anda cenderung ingin masuk bidang apa dan mengapa—dalam Organisasi FKIST?






Sejak kapan masuk FKIST?
Ketika memutuskan untuk bergabung di FKIST, apa yang Anda harapkan bisa diperoleh dari FKIST dan apa yang bisa Anda berikan untuk FKIST?









Mengapa FKIST menjadi pilihan bagi aktivitas Anda?








Selama ini, hal apa yang menurut Anda cukup/sangat bermakna ketika beraktivitas di FKIST?








Menurut Anda, apa misi utama yang diemban FKIST sebagai lembaga Ilmi?








Apa kritik Anda bagi FKIST, baik dari sisi struktur (kelembagaan) maupun kultur (interaksi antar personal)?








Menurut Anda, apa hal terpenting yang harus dilakukan agar FKIST bisa lebih baik dalam mengemban amanah?




Selain di FKIST, di organisasi apa Anda beraktivitas?


Apa nilai penting Anda bergabung di organisasi tersebut?




Apa posisi Anda di organisasi tersebut?


Diantara berbagai organisasi, yang mana yang Anda prioritaskan dan mengapa?





Training, daurah atau kegiatan pengkaderan apa yang pernah Anda ikuti? Di FKIST
1.
2.
3. Selain di FKIST
1.
2.
3.
TENTANG TRAFIC III
Mengapa Anda tertarik (bersedia) untuk mengikuti Trafic III?



Apa yang ingin Anda peroleh/capai dengan mengikuti Trafic III?




Training seperti apa yang Anda harapkan?




Apa yang akan Anda lakukan agar Training ini bisa memenuhi harapan Anda?




Apa harapan Anda, baik terhadap sesama peserta maupun terhadap fasilitator dalam Training ini?





Yogyakarta, … Agustus 2010

Nama terang


(no.hape)

Saturday, July 31, 2010

Mekah adalah pusat dari planet Bumi ?

baca selengkapnya

Mekah adalah pusat dari planet Bumi ?

Mekah adalah pusat dari planet Bumi ?

Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : "Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?."

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka'Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka'Bah di di planet Bumi dengan Ka'bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama 'Zero Magnetism Area', artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka'Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka'Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, "Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877)

Saturday, May 29, 2010

Fakta-fakta Sejarah Penemuan Sains Dan Teknologi Saintis Ilmuwan Islam Yang Disembunyikan Barat

Fakta-fakta Sejarah Penemuan Sains Dan Teknologi Saintis Ilmuwan Islam Yang Disembunyikan Barat
baca selengkapnya

Fakta-fakta Sejarah Penemuan Sains Dan Teknologi Saintis Ilmuwan Islam Yang Disembunyikan Barat

Fakta-fakta Sejarah Penemuan Sains Dan Teknologi Saintis Ilmuwan Islam Yang Disembunyikan Barat


Sejarah adalah peristiwa yang sudah terjadi, namun baru ditulis kemudian, jauh setelah kejadian sebenarnya berlalu. Sebagai cerita masa lalu sejarah mudah untuk dimanipulasi, dan disampaikan kepada generasi berikutnya yang hanya bisa menerima mentah-mentah informasi itu sebagai kebenaran. Informasi mengenai penemuan-penemuan sains dan teknologi yang pernah kita terima kebanyakan berasal dari buku-buku pengetahuan Barat. Penemu-penemu yang disebut sebagai yang pertama di dunia itu pun dipuji sebagai orang yang berjasa kepada ilmu pengetahuan dan umat manusia. Padahal bukan mereka! INI Buktinya

Abad pertengahan, masa kegelapan di Barat

Sejak jatuhnya kekaisaran Romawi tanggal 4 September 476, ketika kaisar terakhir dari kekaisaran Romawi Barat, Romulus Augustus, diberhentikan oleh Odoacer, seorang Jerman yang menjadi penguasa Itali setelah Julius Nepos meninggal pada tahun 480, maka dikatakan Eropa telah memasuki Masa-masa Kegelapan (Dark Ages). Masa-masa Kegelapan ini berlangsung kira-kira dari tahun 476 itu hingga Renaisans, sekitar tahun 1500-an. Renaisans disebut juga masa kelahiran kembali Eropa, atau kelahiran kembali budaya Yunani dan Romawi Purba, berupa kemajuan di bidang seni, pemikiran dan kesusasteraan yang mengeluarkan Eropa dari kegelapan intelektual abad pertengahan.

Kembalinya budaya Yunani dan Romawi Purba tersebut direbut dari tangan ilmuwan-ilmuwan Islam setelah mengalami perkembangan yang luar biasa. Dengan tanpa malu-malu, plagiator-plagiator Eropa itu mengklaim bahwa penemuan-penemuan sains dan teknologi itu adalah hasil usaha mereka.


Fakta-fakta sejarah sebenarnya

Sekarang, saya mencoba mengutipkan untuk anda, fakta sebenarnya yang terjadi, bahwa penemuan-penemuan sains dan teknologi itu sebagian besar berasal dari masa kejayaan Kekhalifahan Islam, oleh para sarjana Muslim. Semoga pengetahuan ini dapat disampaikan kepada anak-cucu kita dan menjadi penyadar bahwa kita sebenarnya mempunyai potensi yang sangat besar untuk menguasai kembali sains dan teknologi, dan tidak hanya menjadi pemakai atau korban teknologi.


Sejak 5.000 tahun SM

Masa perkembangan kebudayaan Mesir Purba. Menghasilkan limas-limas (piramida) yang hebat, sistem pengairan yang baik dan sistem bintang yang cukup bagus. Namun ilmu bintang (astronomi) masih tercampur-aduk dengan ilmu perbintangan (astrologi). Ahli-ahli pengetahuan adalah pendeta-pendeta yang tidak mengenal batas antara logika, takhayul, dan kepercayaan, yaitu pemuja tritunggal Apis-Isis-Osiris.


Sejak 4.000 tahun SM

Masa perkembangan kebudayaan India Purba. India dengan kecenderungan samadinya lebih terkungkung dalam metafisika, monisme (menunggalnya manusia dengan dewata), dan pantheisme (hadirnya dewata di dalam segala yang ada). Mewariskan pengetahuan Astadhyayi, tata bahasa Sanskrit oleh Panini (kurang lebih 400 tahun SM) adalah pembahasan ilmiah ilmu bahasa yang mendahului pembahasan oleh Aristoteles (384-322 SM) dan bernilai jauh lebih tinggi.


Sejak lebih dari 2.000 tahun SM

Merupakan masa perkembangan kebudayaan Tiongkok Purba. Dengan pengetahuan bercorak kudus (sacral, scared). Mereka berpikir bahwa segala pemberian berasal dari Thian dan bukan obyektif-empirik, hasil ikhtiar manusia secara sistematik. Cara berpikir manusia Tiongkok Purba pada umumnya masih berdasarkan firasat dan renungan, belum kritik-analitik.



Sejak lebih dari 1.000 tahun SM

Berkembangnya kebudayaan Parsi Purba. Penemuan jentera (roda gigi/gir) dalam pembuatan tembikar, dan kini mulai dari jam tangan yang terkecil hingga roket angkasa yang terbesar menggunakan jentera di dalam mesinnya.


Sejak 500 tahun SM

Dimulainya kebudayaan Yunani-Romawi. Dengan filsafat anthroposentrik (manusia berada pada pusat segala aktivitas) mereka di dalam banyak hal berlawanan dengan kecenderungan-kecenderungan niskala Mesir Purba, India Purba, Tiongkok Purba, dan Parsi Purba serta bersikap akliah (rational). Kecendrungan berpikir seolah-olah manusia berdiri di luar alam dan melihat alam sebagai suatu yang terpotong-potong, maka lahirlah pengertian jagat besar (makrokosmos) dan jagat kecil (mikrokosmos). Tidak ada batas antara filsafat dan pengetahuan.


48 SM – 371

Penyerbuan Julius Caesar, kaisar Romawi, pada tanggal 48 SM menghancurkan karya-karya asli ilmu filsafat dan pengetahuan Yunani di perpustakaan-perpustakaan Iskandariah. Kemudian pada 272 M Kaisar Romawi berikutnya, Lucius Domithius Aurelianus, dan Kaisar Theodosius Magnus pada 371 M melakukan hal yang sama.


476

Awal Eropa memasuki masa kegelapan (Dark Ages), yaitu sejak jatuhnya kekaisaran Romawi terakhir tanggal 4 September 476 di mana kaisar Romawi Barat, Romulus Augustus, diberhentikan oleh Odoacer.


571

Kelahiran Nabi Muhammad Saw pada tanggal 12 Rabiul Awal pada Tahun Gajah (bertepatan dengan 20 April 571). Disebut Tahun Gajah disebabkan pada tahun itu Raja Abrahah dari Yaman dengan 60 ribu pasukan bergajahnya ingin menghancurkan Kabah (Baitullah) di Makkah, namun digagalkan Allah Swt dengan serangan burung ababil yang melempari pasukan itu dengan batu berapi (QS.Al-Fiil). Muhammad Saw adalah Rasul terakhir utusan Allah Swt yang membawa risalah kenabian untuk seluruh umat manusia dan alam semesta.


610

Nabi Muhammad Saw menerima wahyu pertama, yakni Alquran surah Al-alaq ayat 1-5 yang diawali dengan kalimat “iqro” yang artinya bacalah. Kalimat ini menjadi awal ditemukannya metoda ilmiah, yakni metode empirik-induktif dan percobaan yang menjadi kunci pembuka rahasia-rahasia alam semesta yang menjadi perintis modernisasi Eropa dan Amerika.

Guna penyebaran agama, dikembangkanlah gerakan yang bertujuan membuat “melek” huruf yang belum pernah ada bandingannya pada masa itu. Kepandaian baca tulis tidak lagi menjadi monopoli kaum cendikiawan. Ini adalah langkah pertama gerakan ilmu secara besar-besaran.

Konsep tentang karantina pertama kali diperkenalkan dalam abad ke-7 oleh Nabi Muhammad Saw, yang dengan bijaksana memperingatkan supaya hati-hati ketika memasuki atau meninggalkan suatu daerah yang terkena wabah penyakit. Sejak abad ke-10, dokter-dokter Islam berinovasi dengan mengisolasi individu-individu penderita penyakit dan mengasingkannya ke arah utara. Sedangkan konsep karantina yang dikembangkan di Venice, Italia pada tahun 1403 bukanlah yang pertama di dunia.


660 – 750

Kekuasaan Daulah Umayyah menguasai Damsyik (Spanyol) tahun 629 M, Syam dan Irak tahun 637 M, Mesir sampai Maroko tahun 645 M, Persia tahun 646 M, Samarkand tahun 680 M, seluruh Andalusia tahun 719 M, dan akhirnya tertahan di Poiteier pada tahun 732 M dalam usahanya memperluas pengaruh ke Prancis.


700-an (Kompas, navigasi, ensiklopedi geografi, kalender, peta dunia)

Ahli ilmu geografi Islam dan navigator-navigatornya mempelajari jarum magnet – mungkin dari orang Cina, namun para navigator itulah yang pertama kali menggunakan jarum magnet di dalam pelayaran. Mereka menemukan kompas dan menguasai penggunaannya di dalam pelayaran menuju ke Barat. Navigator-navigator Eropa bergantung pada juru-juru mudi Muslim dan peralatannya ketika menjelajahi wilayah-wilayah yang tak dikenal. Gustav Le Bon mengakui bahwa jarum magnet dan kompas betul-betul ditemukan oleh Muslim dan orang Cina hanya berperan kecil. Alexander Neckam, seorang Inggris, seperti juga orang Cina, mungkin belajar tentang kompas dari pedagang-pedagang Muslim, namun dikatakan bahwa dialah orang pertama yang menggunakan kompas dalam pelayaran. Dan orang Cina memperbaiki keahlian mereka yang berhubungan pelayaran setelah mereka mulai berinteraksi dengan Muslim selama abad ke-8.

Diceritakan bahwa ilmu geografi dihidupkan kembali abad ke-15, ke-16 dan ke-17 ketika pekerjaan Ptolemius di masa lampau ditemukan. Penjelajah dengan ekspedisi-ekspedisi Portugis dan Spanyol juga mendukung hal ini. Risalah pertama berbasis ilmiah tentang geografi dihasilkan selama periode ini oleh sarjana-sarjana Eropa.

Namun apakah fakta sesungguhnya? Ahli geografi Islam menghasilkan buku-buku yang tak terhitung tentang Afrika, Asia, India, Cina dan orang-orang Indian selama abad ke-8 hingga abad ke-15. Tulisan-tulisan itu mencakup ensiklopedi geografi pertama di dunia, almanak-almanak dan peta jalan. Karya-karya agung abad ke-14 oleh Ibnu Battutah menyediakan suatu pandangan yang terperinci mengenai geografi dunia di masa lampau. Ahli geografi Muslim dari abad ke-10 sampai abad ke-15 telah melampaui hasil dari orang-orang Eropa tentang geografi daerah-daerah ini dengan baik ketika memasuki abad ke-18. Para penjelajah Eropa menyebabkan kehancuran pada lembaga pendidikan, sarjana-sarjana dan buku-buku mereka. Mereka tidak memberikan makna apa pun pada perkembangan ilmu geografi untuk dunia Barat.


735

Khalifah Abu Ja’far Abdullah Al-Manshur mempekerjakan para penerjemah yang menerjemahkan buku-buku kedokteran, ilmu pasti, dan filsafat dari bahasa Yunani, Parsi dan Sanskrit, di antaranya terdapat Bakhtaisyu Kabir alias Bakhtaisyu ibnu Jurijs ibnu Bakhtaisyu, Al-Fadzj ibnu Naubakht dan anaknya Abu Sahl Tiamdz ibnu Al-Fadzl ibnu Naubakht, serta Abdullah ibnu Al-Muqaffa.


740-an

Berbagai bentuk jam mekanik dihasilkan oleh insinyur-insinyur Muslim Spanyol, ada yang besar dan kecil, dan pengetahuan ini kemudian sampai ke Eropa melalui terjemahan buku-buku mekanika Islam ke bahasa Latin. Jam-jam ini menggunakan sistem picu beban. Gambar desain dari beberapa bagian gir dan sistem kerjanya juga ada. Jam seperti itu dilengkapi dengan buangan air raksa, jenis yang kemudian secara langsung dijiplak oleh orang-orang Eropa selama abad ke-15. Sebagai tambahan, selama abad ke-9, Ibn Firnas dari Spanyol Islam, menurut Will Durant, menemukan sebuah alat yang mirip arloji sebagai penanda waktu yang akurat. Ilmuwan-ilmuwan Muslim juga membangun bermacam jam-jam astronomi yang sangat akurat untuk digunakan dalam observatorium-observatorium mereka.

Tetapi dikatakan kepada kita bahwa sampai abad ke-14, satu-satunya jenis jam yang ada adalah jam air. Di tahun 1335, sebuah jam mekanis yang besar dibangun di Milan, Italia. Dikatakan bahwa jam ini adalah jam berpicu beban pertama di dunia.



750 – 1258

Kekuasaan Daulah Abbasiah di Baghdad (Irak)


765

Fakultas kedokteran pertama didirikan oleh Jurjis ibnu Naubakht.


800

Ibn Firnas, seorang penemu Muslim Spanyol, tercatat sebagai orang yang pertama membangun dan menguji sebuah pesawat terbang pada tahun 800-an. Roger Bacon belajar tentang pesawat terbang dari referensi-referensi ilmuwan Muslim mengenai pesawat terbangnya Ibnu Firnas. Belakangan yang dikenal adalah penemuan oleh Bacon, ditanggali sekitar 500 tahun kemudian dan Da Vinci sekitar 700 tahun kemudian.

Para ahli matematika Islam yang menemukan aljabar memperkenalkan konsep tentang menggunakan huruf-huruf sebagai variabel-variabel yang tak dikenal dalam persamaan-persamaan sejak abad ke-9. Melalui sistem ini, mereka memecahkan berbagai persamaan-persamaan yang kompleks, termasuk kuadrat dan persamaan pangkat tiga. Mereka menggunakan simbol-simbol untuk mengembangkan dan menyempurnakan teorema binomial. Jadi Francois Vieta, seorang ahli matematika Prancis, bukanlah yang pertama menggunakan lambang-lambang aljabar pada tahun 1591. Dia menulis persamaan-persamaan aljabar dengan huruf-huruf seperti x dan y, dan mengatakan bahwa penemuannya ini mempunyai dampak serupa dengan kemajuan dari penggunaan angka Romawi ke angka Arab.

Dikatakan bahwa selama abad ke-17 Rene Descartes telah menemukan bahwa aljabar bisa digunakan untuk memecahkan persoalan geometris. Tetapi jauh sebelumnya, yakni sejak abad ke-9, para ahli matematika di masa kekhalifahan Islam sudah melakukan hal yang sama. Pertama adalah Thabit bin Qurrah, kemudian diikuti oleh Abu Al-Wafa pada abad ke-10 dengan membukukan kegunaan Aljabar untuk mengembangkan geometri menjadi eksak dan menyederhanakan sains.

Diinformasikan juga kepada kita bahwa tadinya tidak ada perbaikan sejak dibuatnya ilmu bintang selama Abad Pertengahan mengenai gerakan planet-planet sampai abad ke-13. Lalu seorang bijaksana dari Kastil (Spanyol Tengah) bernama Alphonso menemukan Tabel Alphonsine, yang lebih akurat dibanding tabel milik Ptolemius.

Fakta sebenarnya adalah ahli ilmu falak (ilmu bintang) Islam membuat banyak perbaikan-perbaikan atas penemuan Ptolemius sejak abad ke-9. Mereka adalah ahli ilmu falak pertama yang memperdebatkan gagasan-gagasan kuno Ptolemius. Di dalam kritik mereka atas orang-orang Yunani, mereka manyatukan bukti bahwa matahari adalah pusat dari sistem matahari dan bahwa garis orbit bumi dan planet-planet lainnya boleh jadi berbentuk lonjong (elips). Mereka menghasilkan ratusan tabel-tabel astronomikal dengan keakuratan tinggi dan gambar-gambar bintang. Banyak dari kalkulasi mereka sangat akurat sehingga mereka dihormati pada masa itu. Tabel milik Alphonso (Alphonsine Tables) hanyalah sekedar salinan dari pekerjaan ilmu bintang yang dipancarkan ke Eropa melalui Islam di Spanyol.

Disebutkan pula bahwa seorang sarjana Inggris bernama Roger Bacon pada tahun 1268 untuk pertama kali membuat lensa kaca untuk meningkatkan penglihatan. Pada waktu yang hampir bersamaan, kacamata bisa didapat dan telah digunakan di Cina dan Eropa. Tentu saja kacamata sudah muncul sebelum kacamata Roger Bacon selesai pembuatannya, karena Ibnu Firnas dari Spanyol Islam sudah menemukan kacamata pada abad ke-9, dan diproduksi serta dijual di wilayah Spanyol selama lebih dari dua abad. Setiap sebutan kacamata oleh Roger Bacon, maka itu hanyalah sebuah pengaliran kembali pekerjaan Al-Haytham, orang yang memiliki hasil riset yang dijadikan referensi oleh Bacon.

Sarjana-sarjana Islam dari abad ke-9 sampai ke-14 mempelajari dan menemukan ilmu etnografi. Sejumlah ahli geografi Muslim menggolongkan ras-ras, mencatat secara terperinci penjelasan kebiasaan-kebiasaan budaya unik mereka dan penampilan fisiknya. Para ahli Muslim itu menulis ribuan halaman mengenai topik ini. Pekerjaan seorang Jerman bernama Johann F. Blumenbach (1752-1840) yang mengaku sebagai yang pertama menggolong-golongkan ras ke dalam 5 golongan besar (kulit putih, kuning, coklat, merah dan hitam), tidak sebanding dengan pekerjaan-pekerjaan ahli geografi Muslim itu.


813

Pada masa kekuasaan Khalifah Al-Maimun ibnu Harun Al-Rasyid didirikan Daru Al-Hikmah atau Akademi Ilmu Pengetahuan pertama di dunia, yang terdiri dari perpustakaan, pusat pemerintahan, observatorium bintang, dan universitas (Daru Al-Ulum.


850

Ahli kimia Islam menghasilkan kerosin (minyak tanah murni) melalui penyulingan produk minyak dan gas bumi (Encyclopaedia Britannica, Petroleum) lebih dari 1.000 tahun sebelum Abraham Gesner, orang Inggris, mengaku sebagai yang pertama menghasilkan kerosin dari penyaringan aspal.



866

Kertas tertua yang menjadi contoh untuk dicetak di dunia Barat adalah sebuah naskah Arab berjudul Gharib Al-Hadist oleh Abu ‘Ubyad Al-Qasim ibnu Sallam bertanggal Dzulqaidah 252 atau 13 Nopember – 12 Desember 866, yang masih tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden.


900-an

Pabrik kertas muncul di Mesir, kemudian di Maroko tahun 1100 M, dan di Spanyol tahun 1150 M yang sudah berhasil membuat kertas putih dan berwarna.

Bandul ditemukan oleh Ibnu Yunus al-Masri selama abad ke-10, orang yang pertama mempelajari dan mendokumentasikan gerakan bergetarnya. Hasil perhitungannya digunakan dalam jam-jam yang diperkenalkan oleh ahli ilmu Fisika Muslim selama abad ke-15. Baru pada abad ke-17 Galileo yang masih remaja telah menciptakan bandul. Diceritakan bahwa dia melihat cahaya api pada lampunya berayun-ayun tertiup angin, lalu dia pulang ke rumah dan menemukan bandul dengan inspirasi itu.

Dikatakan bahwa trigonometri dikembangkan oleh bangsa Yunani, padahal di masa itu Trigonometri hanya tinggal teori. Teori itu kemudian dikembangkan dan mencapai tingkat kesempurnaan yang modern di tangan sarjana-sarjana Muslim, dan penghargaan untuk itu secara khusus pantas diberikan kepada al-Battani. Dialah yang menguraikan kata-kata fungsi dasar dari ilmu pengetahuan ini, seperti sinus, kosinus, tangen, dan kotangen. Istilah sebelumnya berasal dari terminologi Arab, Jaib untuk sinus yang berarti garis bengkok, istiwa’ untuk kotangen yang berarti bayangan lurus dari gnomon, dan tangen adalah bayang-bayang melintangnya. Selain menetapkan dengan akurat tabel perhitungan trigonometri dari 0 hingga 90 derajat, dia juga berhasil dengan tepat menghitung satu tahun matahari atau masehi, yaitu 365 hari 5 jam 46 menit dan 24 detik.

Sebelumnya diketahui bahwa persamaan pangkat tiga yang sulit dan masih belum terpecahkan hingga abad ke-16 ketika Niccolo Tartaglia, seorang ahli matematika Italia berhasil memecahkannya. Kenyataannya persamaan pangkat tiga seperti itu dan juga banyak persamaan-persamaan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi sudah dapat dipecahkan dengan mudah oleh para ahli matematika Muslim sejak abad ke-10.

Selama abad ke-10 atau lebih awal, ratusan ahli matematika Muslim menggunakan dan menyempurnakan teorema binomial. Mereka memulai penggunaannya untuk solusi yang sistematis atas persoalan aljabar. Namun dikatakan bahwa Isaac Newtonlah yang mengembangkan teorema binomial pada abad yang ke-17.

Demikian juga dikatakan bahwa Robert Boyle, dalam abad ke-17, yang pertama mengembangkan ilmu kimia, padahal beberapa ahli kimia Muslim, termasuk Ar-Razi, Al-Jabr, Al-Biruni dan Al-Kindi, melaksanakan eksperimen-eksperimen ilmiah dalam ilmu kimia sekitar 700 tahun sebelum Boyle melakukannya. Durant menulis bahwa orang Islam memperkenalkan metode percobaan pada ilmu pengetahuan ini. Humboldt meyakini bahwa orang Islam sebagai penemu ilmu Kimia.

Paul Ehrlich (abad ke-19) disebut sebagai pencipta obat-obatan kemoterapi, yakni pemakaian obat-obatan yang khusus untuk membunuh mikroba, padahal dokter-dokter Islam telah menggunakan berbagai macam unsur pokok yang spesifik untuk menghancurkan mikroba. Mereka menggunakan belerang (Sulfur) sebagai bahan utama khusus untuk membunuh kuman kudis. Ar-Razi (pada abad ke-10) menggunakan campuran air raksa sebagai antiseptik yang penting.

Banyak ahli kimia Muslim telah menghasilkan alkohol sebagai obat-obatan terapeutik melalui penyulingan sejak abad ke-10 dan melakukan pabriksasi alat-alat penyulingan yang pertama untuk digunakan dalam proses kimiawi. Mereka menggunakan alkohol sebagai bahan pelarut dan antiseptik, jauh sebelum Arnau de Villanova, seorang Spanyol pada tahun 1300, yang mengaku telah membuat alkohol yang pertama di dunia.

Diberitakan bahwa anestesia modern ditemukan pada abad ke-19 oleh Humphrey Davy dan Horace Wells. Sebenarnya anesthesia modern ditemukan, dikuasai dan disempurnakan oleh ahli anestesia Muslim 900 tahun sebelum kedatangan Davy dan Wells. Mereka menggunakan cara oral seperti juga anestesia yang dihirup.

Sejak abad ke-10 dokter-dokter Islam dan ahli bedahnya sudah menggunakan alkohol sebagai pencegah infeksi ketika membersihkan luka-luka, jadi pencegahan infeksi yang dilakukan oleh ahli bedah dari Inggris, Joseph Lister pada tahun 1865 bukanlah yang pertama. Ahli bedah di Spanyol yang Islam menggunakan metoda-metoda khusus untuk memelihara antisepsis sebelum dan selama perawatan. Mereka juga memulai tindakan-tindakan khusus untuk memelihara kesehatan selama periode pasca operasi. Tingkat sukses mereka sangat tinggi, sehingga penjabat-penjabat tinggi di seluruh Eropa datang ke Cordova, Spanyol, untuk meminta pelayanan kesehatan yang dapat diperbandingkan dengan “Mayo Clinic” di Abad Pertengahan.

Menurut apa yang kita ketahui, William Harvey menemukan sirkulasi darah pada awal abad ke-17. Dia yang pertama dengan benar menguraikan fungsi jantung, pembuluh nadi dan vena. Galen dari Roma telah memperkenalkan ide yang salah mengenai sistem peredaran darah, dan Harvey yang pertama menetapkan bahwa darah dipompa ke seluruh tubuh via oleh kerja jantung dan klep-klep pembuluh darah. Oleh karena itu, dia dihormati sebagai pendiri ilmu tubuh manusia (physiology).

Tetapi 7 abad sebelumnya, yakni pada abad ke-10, Ar-Razi menulis sebuah risalah yang mendalam mengenai sistem pembuluh darah, dan dengan teliti digambarkannya fungsi pembuluh darah dan klep-klepnya. Ibnu An-Nafs dan Ibnu Al-Quff (pada abad ke-13) mendokumentasikan secara penuh tentang sirkulasi darah dan dengan tepat menggambarkan ilmu urai tubuh dari jantung dan fungsi klep-klepnya 300 tahun sebelum Harvey. William Harvey adalah seorang lulusan Universitas Padua yang terkenal di Itali, yang pada waktu itu mayoritas kurikulumnya didasarkan pada teks buku Ibnu Sina dan Ar-Razi.



960

Gerbert d’Aurillac, seorang Perancis, menerjemahkan buku-buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin, dan dengan ini, era penerjemahan buku-buku ilmiah Islam dimulai. Gerbert kemudian menjadi Paus Sylvester II, meskipun begitu dia masih disebut tukan sihir karena kepercayaannya terhadap sains yang sangat ditentang oleh gereja pada masa itu.


1000-an

Kaca dan cermin digunakan di Spanyol Islam. Orang-orang Venesia belajar tentang seni membuat peralatan berbahan gelas yang bagus dari seniman-seniman pembuat kaca dari Syria selama abad ke-9 dan ke-10. Namun yang diketahui umum cermin dan kaca diproduksi pertama kali tahun 1291 di Venesia.

Dikatakan pula bahwa pada abad ke-17 Isaac Newton mengadakan penyelidikan tentang prisma, lensa-lensa dan cahaya. Padahal dalam abad ke-11 Al-Haytham telah menetapkan hampir segala sesuatujauh berabad-abad sebelumnya yang dikemukakan oleh Isacc Newton mengenai ilmu optik itu, , dan Al-Haytham dihormati oleh banyak penguasa pada masa itu sebagai “penemu optik.” Demikian juga mengenai penyelidikan tujuh variasi warna yang dibiaskan oleh prisma, selain telah lebih dulu dipelajari oleh Al-Haytham, pada abad ke-14 Kamal Ad-Din juga melakukannya.

Ada dugaan kalau Newton sedikit dipengaruhi oleh Al-Haytham. Al-Haytham adalah ilmuwan fisika yang paling banyak dijadikan referensi di Abad Pertengahan. Pekerjaan-pekerjaannya digunakan dan dikutip oleh sebagian besar sarjana-sarjana Eropa selama abad ke-16 dan 17, tidak sebanding dengan Newton dan Galileo seandainya digabungkan.

Dalam abad ke-16 dikatakan bahwa Leonardo Da Vinci menjadi pendiri ilmu geologi ketika ia mencatat fosil-fosil yang ditemukan di pegunungan yang diindikasi sebagai asal-muasal cairan bumi. Tetapi kenyataanya pada abad ke-11, Al-Biruni membuat dengan tepat perngamatan ini dan menambahkannya ke dalam ilmu geologi, termasuk sebuah buku yang sangat besar, ratusan tahun sebelum Da Vinci dilahirkan. Ibnu Sina mencatat hal ini dengan baik. Jadi sangat mungkin kalau Da Vinci pertama kali belajar konsep ini dari terjemahan buku-buku Islam ke dalam bahasa Latin. Da Vinci tidak menambahkan pengetahuan apa pun yang asli dari dirinya.


1030

Jauh sebelum Paracelsus (abad ke-16) dikatakan menemukan candu yang disuling untuk anesthesia, dokter-dokter Islam sudah memperkenalkan nilai anestetik dari candu asli selama Abad Pertengahan. Candu mula-mula digunakan sebagai bagian dari anestetik oleh orang Yunani. Paracelus adalah seorang murid yang memperlajari pekerjaan-pekerjaan Ibnu Sina, dan dari situlah hampir dipastikan dia memperoleh ide ini.


1050

Konsep keterbatasan materi alam pertama kali ditekuni oleh Al-Biruni, seorang sarjana besar Islam dari Persia dalam tahun 1050. Konsep mengenai wujud materi alam yang bisa berubah namun massanya tetap, seperti air yang jika dipanaskan akan berubah menjadi uap, namun massa total tetap sama. Tapi dikatakan bahwa penemunya adalah Antione Lavoiser pada abad ke-18, padahal Lavoiser adalah seorang murid dari para ahli ilmu kimia dan fisika Muslim pada masanya dan sering mengambil referensi dari buku-buku mereka.

Disebutkan bahwa Nicolas Desmarest pada tahun 1756 adalah orang pertama yang mempelajari tentang pembentukan geologi lembah-lembah, dengan teorinya bahwa lembah-lembah itu dibentuk dalam suatu periode yang lama oleh waktu dan aliran udara. Padahal Ibnu Sina dan Al-Biruni membuat dengan tepat penemuan itu dalam abad ke-11, 700 tahun sebelum Desmarest melakukannya.

Al-Biruni adalah orang yang melakukan eksperimen besar pertama di dunia. Dia menulis lebih dari 200 buku, dan banyak ilmuwan yang mendiskusikan eksperimen-eksperimennya. Hasil karyanya berupa sejumlah literatur ilmiah berbagai bidang ilmu pengetahuan dalam 13.000 halaman, jauh melebihi apa yang ditulis oleh Galileo digabungkan dengan Newton. Jadi tidak benar bahwa Galileo adalah orang pertama yang melakukan eksperimen besar di dunia pada abad ke-17.



1121

Al-Khazini, ilmuwan Muslim kelahiran Bizantium atau Yunani tahun 1115 dan wafat 1130 adalah saintis yang serba bisa yang menguasai astronomi, fisika, biologi, kimia, matematika serta filsafat. Dia telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan sains modern, salah satunya adalah kitab Mizan al-Hikmah atau Balance of Wisdom. Buku yang ditulisnya dalam tahun 1121 itu mengungkapkan bagian penting fisika Islam. Dalam buku itu, Al-Khazini menjelaskan sacara detail pemikiran dan teori yang diciptakannya tentang keseimbangan hidrostatika, konstruksi dan kegunaan, serta teori statika atau ilmu keseimbangan, hidrostatika dan pusat gravitasi. Al-Khazini dan ilmuwan Muslim lainnya merupakan yang pertama menjeneralisasi teori pusat gravitasi dan mereka adalah yang pertama kali menerapkannya ke dalam benda tiga dimensi. Para ilmuwan Muslim, salah satunya al-Khazini telah melahirkan ilmu gravitasi yang kemudian berkembang di Eropa.

Jelas di sini Isaac Newton sangat terlambat mengemukakan teori Gravitasi di dalam bukunya Philosophia Naturalis Principia Mathematica yang dipublikasikan tahun 1687, 500 tahun lebih setelah buku Al-Khazini membahas hal yang sama. Jadi bagaimana dengan cerita apel yang jatuh itu?



1130


Gerard da Cremona, orang Italia yang tinggal di Spanyol, menerjemahkan 92 buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin. Buku terjemahannya itu antara lain Al-Asrar (rahasia-rahasia) karya Abu Bakr Muhammad ibnu Zakaria Ar-Razi (bhs.Ltn.Razes, Rases, atau Rhazes), sebuah karya dokter Abu Az-Zahrawi tentang metoda pembedahan, buku karya Abu Muhammad Dhiyauddin Al-Baithar (bhs.Ltn.Alpetagrius) mengenai tumbuh-tumbuhan.

Giovanni Morgagni (1682-1771), orang Itali yang dihormati sebagai bapak pathology (ilmu penyakit) karena dikatakan sebagai orang pertama yang dengan benar menguraikan sifat alami penyakit. Namun jauh sebelum Giovanni melakukannya, para ahli bedah Islam adalah ahli patologi pertama sesungguhnya. Mereka menyadari secara penuh sifat alami penyakit dan menggambarkan berbagai macam penyakit dengan detil modern. Ibnu Zuhr dengan benar menggambarkan sifat alami radang selaput dada (pleurisy), tuberkulosis (TBC) dan radang kantung jantung (pericardistis). Az-Zahrawi dengan teliti mendokumentasikan ilmu penyakit dari hydrocephalus (air di otak) dan penyakit-penyakit sejak lahir lainnya. Ibnu Al-Quff dan Ibnu An-Nafs memberi uraian-uraian sempurna tentang penyakit-penyakit peredaran darah. Ahli-ahli bedah Islam lainnya memberi uraian-uraian akurat pertama tentang penyakit berbahaya tertentu, termasuk kanker perut, usus dan kerongkongan. Para ahli bedah Islam ini adalah pemula dari pathology (ilmu penyakit), bukan Giovanni Morgagni.


1140-an


Para ahli matematik Islam memperkenalkan bilangan negatif untuk digunakan dalam berbagai fungsi aritmetika sedikitnya 400 tahun sebelum Geronimo Cardano mengakui telah memperkenalkannya dalam tahun 1545, dengan mengatakan bahwa angka-angka bisa kurang dari nol.



1160

Mata air-mata air Nil yang mengalir melalui danau-danau besar di Khatulistiwa telah ditetapkan dengan seksama oleh Al-Idrisi, sedangkan orang-orang Eropa baru menemukannya pada paruh kedua abad ke-19.



1200-an

Informasinya pada tahun 1614, John Napier menemukan logaritma dan tabel logaritmik, namun sejak abad ke-13 para ahli matematika Islam sudah menemukannya dan tabel logaritmik seperti itu sudah umum di dalam dunia pengetahuan Islam pada masa itu.


1205

Amir Ya’qub dalam pertempuran Mahdiyya telah menggunakan artileri sebagai senjata terakhir.Lord Derby dan Lord Salisbury Pada tahun 1273, Sultan Abu Yusuf pada pertempuran Sijilmasa di Maroko Selatan mempergunakan meriam-meriam. Pada tahun 1342, dua orang Inggris, , hadir pada pertempuran Algericas yang dipertahankan dengan cara yang sama oleh orang-orang Arab. Ketika kedua orang Inggris itu menyaksikan daya efek mesiu, maka mereka membawa penemuan ini ke negeri mereka.


1240 – 1250

Seorang frater Katolik Roma anggota Ordo Fransiskan dari Inggris bernama Roger Bacon datang untuk mempelajari bahasa Arab ke Paris dan Toledo karena ada orang-orang Perancis yang pandai berbahasa Arab di sana. Selain itu di sana terdapat banyak terjemahan buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin dan naskah-naskah asli berbahasa Arab.

Dikatakan bahwa perawatan pertama dengan anesthesia (pembiusan) dilakukan oleh C.W. Long, seorang Amerika pada tahun 1845, padahal 600 tahun sebelum Long melakukannya, seorang Muslim Spanyol, Az-Zahrawi dan Ibnu Zuhr, di antara para ahli bedah Muslim lainnya, sudah melaksanakan ratusan perawatan-perawatan melalui cara pembiusan dengan penggunaan narkotika yang direndam pada spon, yang ditempatkan dengan cara menutup wajah.


1250 – 1257

Roger Bacon pulang ke Inggris dan melanjutkan pelajaran Bahasa Arabnya di Universitas Oxford dengan membawa sejumlah besar buku-buku ilmiah Islam dari Paris. Di antaranya Al-Manazhier karya Ali Al-Hasan ibnu Haitsam diterjemahkan Bacon ke dalam bahasa Latin, bahasa ilmiah Eropa pada masa itu.

Terdapat penjelasan-penjelasan mengenai mesiu dan mikroskop pada naskah itu, namun secara tidak jujur dia telah mencantumkan namanya sendiri pada terjemahan-terjemahan itu dan dengan demikian dia telah melakukan plagiat terang-terangan.

Sangat berbeda dengan penerjemah-penerjemah Muslim yang menerjemahkan karya-karya Pythagoras, Plato, Aristoteles, Aristarchos, Euclides dan Claudius Ptolemaios, dan lain-lain dengan tetap menyebutkan nama pengarang-pengarang aslinya.



1300-an

Dimulai abad Renaisans (B.Perancis Renaissance) atau kelahiran kembali, di mana ditemukan kembali cerahnya peradaban Yunani dan Romawi (yang dianggap sebagai “klasik”) ketika keduanya mengalami masa keemasan. Renaisans berlangsung antara abad ke-14 hingga abad ke-17 di Eropa. Tampak di sini, bahwa kebangkitan Eropa yang diawali dengan Renaisans erat hubungannya dengan kembalinya penerjemahan buku-buku ilmiah Islam ke dalam bahasa Latin, antara lain Gerbert d’Aurillac, orang Perancis yang menjadi Paus Sylvester II (tahun 960), Gerard da Cremona, orang Itali (tahun 1130), Seorang frater Katolik Roma, Roger Bacon dari Inggris (tahun 1250).

Dikatakan bahwa tahun 1454, Johan Gutenberg (1398 – 1468) menemukan mesin cetak paling canggih di abad pertengahan. Faktanya, alat cetak berbahan kuningan yang dapat dipindahkan telah digunakan di Spanyol Islam 100 tahun sebelumnya, ketika Gutenberg belum lahir.


1400-an

Dikatakan bahwa sistem desimal di dalam matematika pertama kali dikembangkan oleh seorang Belanda, Simon Stevin, tahun 1589. Sistem desimal membantu ilmuwan matematika karena menggantikan bilangan pecahan yang sulit, sebagai contohnya 1/2, dengan menggunakan desimal menjadi 0,5.

Padahal para ahli matematika Islam adalah yang pertama menggunakan sistem desimal sebagai ganti bilangan pecahan secara besar-besaran. Buku Al-Kashi, berjudul “Kunci kepada Aritmatika”, yang ditulis pada awal abad ke-15 dan menjadi stimulus untuk aplikasi sistematis sistem desimal untuk seluruh bilangan dan pecahan-pecahannya.



1600-an

Francis Bacon – seorang Bacon yang lain, menyebarluaskan teori induksi dan percobaan-percobaan ilmiah (eksperimen) atau empirisme ilmiah di dalam karya-karyanya The Advencement of Learning (1605), Novum Organum (1620), De Augmentis Scientiarum (1623), Sylva Sylvarum (1624), dan New Atlantis (1624), yang dengan alat cetak buku buatan Johan Gotenburg buku-buku tersebut dicetak.

Kemudian berkembang teori Baconian Philosophy yang kemudian menjadi dasar metode ilmiah pada ilmu pengetahuan dan teknologi di Barat (Eropa dan Amerika), yang mana metode tersebut sebetulnya merupakan jiplakan Bacon dari ilmu pengetahuan di dunia Islam.


dari : http://yakuzaisme.blogspot.com

Sumber :

1.Sumbangan Islam kepada Ilmu dan Peradaban Modern oleh S.I. Poeradisastra

2.http://darvish.wordpress.com/2008/02/21/early-muslim-science-and-invention-teach-your-children/

3. http://tekim.undip.ac.id/staf/istadi/2009/04/al-khazini-saintis-muslim-perintis-ilmu-gravitasi/

4. Wikipedia

5. http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=15181

Monday, May 24, 2010

Membangun Ukhuwah & Kerjasama

"Rencana Kunjungan Ilmiah"

Dalam bulan Mei ini, sebagai agenda rihlah ba'da UAS, serta sebagai agenda yang ditujukan untuk Keluarga Besar FKIST, telah direncanakan Agenda Kunjungan Ilmiah
30 Mei 2010

dengan tempat tujuan InsyaAllah :
1. Gama Cendekia UGM.
2. Masjid Kampus UGM
2. UKM Penelitian UNY

sebagai wujud kontribusi kesuksesan agenda ini, mari kita Ikuti, himbau saudara-saudara Keluarga Besar FKIST untuk mensukseskan agenda ini...

Saturday, April 24, 2010

Kajian Ilmiah II

"Napak tilas penciptaan bumi: Agenda darurat bumi akan hancur semakin cepat,

Tema kajian ilmiah integrasi-interkoneksi Islam dan sains teknologi II yang diselenggarakan Divisi Kajian FKIST,
Kaian ini terselenggara Sabtu, 24 April 2010
Dalam kajian II ini kami menghadirkan dua pembicara dari dua fakultas berbeda,
Yasin Baidi,M.Ag (Dosen Fakultas Syari'ah)
Liana Aisyah,S.Si,MA (Dosen Fakultas Sains dan Teknologi)

Sesuai tema yang diangkat dalam Kajian ini, Pembahasan tertuju pada materi Penciptaan Bumi dan Evolusi, Baik dipandang melalui segi Agama dalam Al-Qur'an, serta dalam perspektif Sains.
Harapan dari tema yang kami angkat adalah supaya kita sebagai manusia yang juga sebagai "khalifah" di muka bumi ini hendaknya sadar akan betapa besar nikmat Allah SWT berupa penciptaan bumi ini, yang seharusnyalah kita jaga kelestariaanya untuk kesejahteraan hidup kita, semoga.

Wednesday, April 14, 2010

Konservasi Lingkungan Hidup “Dajjal” Telah Datang dalam Bentuk Eksploitasi Alam Besar besaran



Masalah kerusakan lingkungan sekarang ini bukan lagi masalah kelompok tertentu atau pemerintah saja, namun ini adalah permasalahan internasional yang perlu didukung oleh segenap lapisan masyarakat dunia. Kerusakan yang terjadi di penghujung zaman ini telah diisyaratkan oleh Rasulullah jauh 1500 tahun yang silam. Kerusakan ini juga tidak terjadi karena tanpa sebab, ada banyak faktor yang melatar belakangi kerusakan alam tersebut. Penyumbang paling besar bagi terjadinya kerusakan lingkungan dan alam di dunia ini adalah negara negara super power yang notabene orang orang kafir, nasrani dan zionis. Eksploitasi alam besar besaran yang dilakukan otomatis mengganggu kestabilan ekosistem alam. Negara negara yang dalam banyak riwayat disebutkan sebagai basisnya markas Al Masikh Ad Dajjal. Negara yahudi atau pun negara kafir tersebut adalah perpanjangan tangan dari teror yang disebarkan oleh Dajjal. Dajjal di sini tidak diartikan sebagai sosok individu, tetapi ditafsirkan sebagai paham paham atau sistem jahiliyah yang ditetarapkan di negara negara yahudi. Tentunya sistem atau paham yang merugikan seluruh umat dunia. Isyarat kemunculan Dajjal seperti yang disebutkan Rasulullah telah terbukti, namun Dajjal yang muncul adalah Dajjal dajjal modern yang telah bertransformasi pada individu individu kafir dan paham paham liberal,” tutur Pembicara pertama Waryani Fajar Riyanto, M. Ag ditambahkan oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi bahwa kekayaan alam di dunia ini hampir 2/3 nya terdapat di Indonesia. Pelestarian dan kesadaran dari seluruh masyarakat mutlak diperlukan untuk menjaga keberlangsungan hidup anugrah Tuhan tersebut. Dunia sedang mengalami krisis kearifan lokal yang begitu parah sehingga melakukan eksploitasi alam yang besar besaran tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan. Prilaku hedonis, materialistis dan liberalis, inilah Dajjal yang sesungguhnya.
Launching Kajian Ilmiah ( Kail ) yang diselenggarakan oleh Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi Fak. Saintek ini dilaksanakan pada sabtu, Maret 2010 bertempat di ruang teatrikal Fakultas Sains dan Teknologi. Menghadirkan dua pembicara yaitu Dra. Maizer Said Nahdi, M.Si ( Dekan Fak Saintek ) dan Waryani Fajar Riyanto, M.Ag. Acara tersebut cukup mengundang minat civitas akademika, hal ini dibuktikan dengan terisi penuhnya ruang teatrikal saintek. Kehausan akan ilmu mahasiswa harus selau diobati, untuk itulah kedepannya Kail akan rutin dilaksanakan.
By : FKIST

Wednesday, February 17, 2010

Training For Islamic Scientist I (Trafic I)


Invitation
Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi mengundang anggota baru dalam acara
Training For Islamic Scientist I (Trafic I)
Ahad, 21 Februari 2010
Pukul 07.00-15.00
@ Gedung Pusat Bahasa lt.2
Gratis!
Nb:
Anggota baru Wajib mengikuti Trafic I sebagai persyaratan menjadi Scientist C
Pendaftaran Trafic I ke 085647008071, paling lambat H-1 pukul 09.00 WIB
Silakan Anda mempelajari gambar Alur Penjenjangan Keanggotaan FKIST yang tertera di samping.
Selamat BerJuang! :)


Tuesday, February 16, 2010

Undangan Untuk Anggota Baru FKIST 2010

Invitation
Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi mengundang anggota baru dalam acara
Training For Islamic Scientist I (Trafic I)
Ahad, 21 Februari 2010
Pukul 07.00-15.00
@ Gedung Pusat Bahasa lt.2
Gratis!
Nb:
Anggota baru Wajib mengikuti Trafic I sebagai persyaratan menjadi Scientist C
Pendaftaran Trafic I ke 085647008071, paling lambat H-1
Silakan Anggota baru mempelajari Alur Penjenjangan Keanggotaan FKIST


APAKAH LULUSAN UIN SUNAN KALIJAGA TERMASUK ULUL AL-BAAB??

Ulul al-baab
ialah istilah khusus yang dipakai Al-Qur’an untuk menyebut sekelompok manusia pilihan semacam intelektual (ilmuwan muslim).istilah Ulul al-baab 16 kali disebut dalam Al-Qur’an dan bisa mempunyai berbagai arti tergantung penggunaannya. Ada berbagai pengertian mengenai ululo al-baab diantaranya sebagai berikut :
Menurut imam nawawi Ulul al-baab Ialah mereka yang berpengatuhan luas,suci, tidak hanyut dalam derasnya arus. Dan yang terpenting mereka mengerti, menguasai dan mengamalkan ajaran islam
Menurut Ibn Mundzir Ulul Al-baab ialah orang yang bertaqwa kepada Allah SW, berpengetahuan tinggi dan mampu menyesuaikan diri disegala lapisan masyarakat,elit ataupun marginal
Dalam A Concordance of Qur’an (Hanna E. Kassis,1983), kata ini mempunyai makna :
Orang yang memiliki pemikiran (mind) yang tajam atau kuat
Orang yang memiliki perasaan (heart) yang peka, sensitive atau yang halus perasaannya
Orang yang memiliki daya piker (intellect) yang tajam dan kuat
Orang yang memiliki pandangan aqtau wawasan (insight) yang luas dan mendalam
Orang yang memiliki pengertian (understanding) yang akurat, tepat atau luas.
Orang yang memiliki kebijakan (Wisdom), yakni mampu mendekati kebenaran, dengan pertimbangan yang terbuka dan adil
Jadi secara umum Ulul Al-Baab adalah orang yang mampu mengharmonisasikan kekuatan intelektual dan spiritual.
Kalau dalam arti kata ulul al-baab yaitu “sarjana”,”ilmuwan”, dan “intelektual”. Sarjana adalah orang yang lulus dari perguruan tinggi dan membawa gelar.ilmuwan adalah orang yang mendalami ilmunya, kemudian mengembangkan ilmunya, baik dengan pengamatan maupun dengan analisa sendiri. Sedangkan intelektual adalah orang yang merasa terpanggil untuk memperbaiki masyarakat, menangkap aspirasi mereka, merumuskan dalam bahasa yang dapat dipahami setiap orang, menawarkan strategi dan alternative pemecahan masalah.
CIRI-CIRI ULUL-ALBAAB
1. Bersungguh sungguh menggali ilmu pengetahuan
Menyelidiki dan mengamati semua rahasia wahyu (Al-Qur’an maupun gejala-gejala alam), menangkap hokum-hukum yang tersutrat didalamnya, kemudian menerapkannya dalam masyarakat demi kebaikan bersama
“sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantuinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi ulul al-baab”(QS, Al Imron,190)
2. Selalu berpegang pada kebaikan dan keadilan
Ulul Al-Baab mampu memisahkan yang baik dan yang jahat, untuk kemudian memilih yang baik. Selalu berpegang dan mempertahankan kebaikan tersebut walau sendirian dan walau kejahatan dudukung oleh banyak orang.”Tiada sama yang buruk(jahat) dengan baik (benar), meskipun kuantitas yang jahat mengagumkan dirimu, bertakwalah hai ulul al-baab, agar kamu beruntung”(QS, AL-Maidah,100)
3. Teliti dan kritis dalam menerima informasi,teori,proporsisi,ataupun dalil yang dikemukakan orang lain
Bagai seorang mujahid ulul al-baab tidak mau taqlid kepada orang lain, sehinnga ia tidak mau menelan mentah-mentah apa yang diberikan orang lain, atau gampang mempercayai sebelum terlebih dahulu mengecek kebenarannya.”yang mengikutin perkataan lalu mengikutu yang paling baik dan benar, mereka itulah yang diberi petunjuk oleh allah, dan mereka itulah ulul al-baab”(QS Az-Zumar 18)
4. Sanggup mengambil pelajaran dari umat terdahulu
Sampai pada ciri-ciri ini, ulul al-baab tidak ada bedanya dengan intelektual yang lain. Tapi bila dilanjutkan ,maka ada nilai tambah yang tidak dimiliki oleh intelektual biasa
5. Rajin bangun malam untuk sujud dan rukuk dihadapan Allah SWT
Ulul Al-baab senantiasa membakar singgasana Allah dengan munajadnya ketika malam telah sunyi. Menggoncang Arasy-Nya dengan segala rintihan, permohonan ampun, dan pengaduan segala derita serta kebobrokan moral manusia di muka bumi. Ulul al –baab sangat dekat dengan Tuhannya.“(Apakah hai orang-orang musyrik yang lebih beruntung), ataukah orang beribadah diwaktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (adzab) akherat dan mengharap rahmad Tuhannya. Katakanlah ‘Adakah nama orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui?’ sesungguhnya hanya ulul al-baab yang dapat menerina pelajaran”(QS Az-Zumar 9)
6. Tidak takut pada siapapun kecualin Allah SWT semata
Sadar bahwa semua perbuatan manusia akan dimintai pertanggung jawaban, dengan bekal ilmunya, ulul al-baab tidak mau berbuat semena-mena


Apabila ada pertanyaan APAKAH LULUSAN UIN SUNAN KALIJAGA TERMASUK ULUL AL-BAAB?? Jawabannya :\
Kembali ditanya apakah ciri-ciri itu ada pada lulusan atau sarjana dari UIN sunan kalijaga Yogyakarta, Sampai pada ciri-ciri keempat diatas ulul al-baab tidak ada bedanya dengan intelektual yang lain ilmuwan yang lain yang bukan muslim. Tapi bila dilanjutkan ke ciri selanjutnya ,maka ada nilai tambah yang tidak dimiliki oleh intelektual biasa yaitu Rajin bangun malam untuk sujud dan rukuk dihadapan Allah SWT dan Tidak takut pada siapapun kecualin Allah SWT semata. Apakah lulusan sarjana dari UIN sunan kalijaga memenuhi syarat kelima dan kejujuh? Jioka iya dapat disebut ulul al-baab.
Contoh ulul al-baab islam : ibnu sina, al khawarizmi, al farabi, at thusi, al biruni,bj habibi, biografinya yang memenuhi ciri-ciri diatas

Teknologi baru untuk Memprediksi Gempa bumi

Teknologi baru ini adalah ATROPATENA yang mampu memprediksi gempa

Konsepnya yaitu Secara garis besar disampaikan bahwa setiap gempa bumi kuat yang terjadi selalu didahului dengan anomali gravitasi. Ini terjadi karena tingkat stress dari zona pusat gempa yang mencapai kondisi kritis menimbulkan adanya tekanan dan kompaksi batuan, atau regangan dan pengurangan densitas batuan. Selama stress mencapai kondisi kritis, massa mengalami retakan di sekitar zona pusat gempa dan menyebabkan adanya patahan pada seluruh batuan tersebut. Proses-proses deformasi yang timbul pada zona pusat gempa sebelum terjadi gempa akan menimbulkan zona-zona dengan densitas tinggi dan rendah, sehingga akan menimbulkan perubahan medan gravitasi. Disamping itu, adanya stress dalam kondisi kritis di zona pusat gempa ini dapat menimbulkan pergerakan fluida pada lapisan-lapisan bumi, yang sering dijumpai sebagai kenaikan dan penurunan muka air tanah.

Sampai saat ini, dikarenakan belum adanya alat yang mampu mendeteksi gempa bumi jangka pendek (biasanya panjang yang diperkirakan puluhan bahkan ratusan tahun kedepan), maka Prediksi Gempa Bumi Jangka Pendek masih didekati dengan hal-hal seperti: 1.perilaku binatang yang tidak normal (misal kuda, anjing, gajah, ikan, kelelawar, dll.); 2. melihat gejala alam ( Awan gempa, Variasi gelombang elektromagnetik, Variasi muka air tanah, Variasi konsentrasi gas radon dalam bumi, Variasi medan listrik, dan Variasi medan gravitasi). Hal – hal ini dipelajari secara mendalam oleh Khalilov.

Disampaikan pula, ATROPATENA mencatat perubahan medan gravitasi yang muncul menjelang terjadinya gempa bumi dengan menggunakan prinsip dasar Cawan Cavendish, yaitu sebuah percobaan mengenai gaya tarik menarik antar benda yang memiliki massa. Teori ini bahkan sudah dianggap “kuno” dan tidak pernah terpikirkan oleh ahli fisika bumi di Barat untuk dikaitkan dengan gempa bumi.

Kejadian gempa bahkan (menurut data grafis yang dipresentasikan tentang anomali gravitasi) dapat diperkirakan lebih kurang 1 minggu sebelumnya. Data variasi gravitasi yang dipresentasikan menunjukkannya seperti untuk gempa di Taiwan 15 Oktober 2004, Pakistan 14 Oktober 2005, termasuk gempa di jogja 27 Mei 2006 dan Samudera India tgl 17 Juli (Pangandaran). Alat ini mencatat variasi gravitasi yang sangat mencolok.

Disamping masih dalam tataran riset, pemantauan kejadian-kejadian gempa saat ini masih belum bisa menentukan lokasi pusat gempa karena stasiun monitor hanya ada satu di Baku, Azerbaijan. Sekarang sedang dipasang di Islamabad dan bulan depan di Jogja untuk mendapatkan bentuk segitiga yang nantinya, berdasarkan perhitungan trigonometri, lokasi pusat gempa akan bisa diperkirakan. Kalau substansi dari presentasi ini benar adanya, maka lompatan besar kemajuan teknologi akan berhasil dilakukan.

Rekayasa Bakteri Untuk mengubah karbon dioksida menjadi bahan bakar


ScienceDaily (11 Desember 2009) – perubahan iklim global telah mendorong upaya-upaya untuk mengurangi emisi karbon dioksida, gas rumah kaca yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil.

Dalam pendekatan baru, para peneliti dari UCLA Henry Samueli Sekolah Teknik dan Sains Terapan memiliki sebuah cyanobacterium rekayasa genetika untuk mengkonsumsi karbon dioksida dan menghasilkan bahan bakar cair isobutanol, yang memegang potensi besar sebagai alternatif bensin. Reaksi ini didukung langsung oleh energi dari sinar matahari, melalui fotosintesis.

Penelitian dipublikasi pada 9 Desember dalam edisi cetak jurnal Nature Bioteknologi dan tersedia secara online.

Metode baru ini memiliki dua keuntungan untuk jangka panjang, tujuan berskala global mencapai lebih bersih dan lebih hijau ekonomi energi, kata peneliti. Pertama, bakteri itu mendaur ulang karbon dioksida, mengurangi emisi gas rumah kaca akibat pembakaran bahan bakar fosil. Kedua, menggunakan energi matahari untuk mengubah karbon dioksida menjadi bahan bakar cair yang dapat digunakan dalam infrastruktur energi yang ada, termasuk di sebagian besar mobil.

Sementara alternatif lain adalah biofuel yang berasal dari tanaman atau dari ganggang, kedua proses ini membutuhkan beberapa langkah-langkah perantara sebelum perbaikan ke bahan bakar dapat digunakan.

“Pendekatan baru ini menghindari kebutuhan untuk biomassa dekonstruksi, baik dalam kasus cellulosic ganggang biomassa atau biomassa, yang merupakan penghalang ekonomi utama untuk produksi biofuel,” kata ketua tim James C. Liao, Chancellor’s Guru Besar Kimia dan Teknik Biomolecular di UCLA dan associate direktur UCLA-Departemen Energi Institute for Genomics dan Proteomika. “Oleh karena itu, ini berpotensi jauh lebih efisien dan lebih murah dibandingkan dengan pendekatan.”

Menggunakan cyanobacterium Synechoccus elongatus, para peneliti genetik meningkatkan kuantitas karbon dioksida-fixing dengan metode RuBisCO enzim. Kemudian mereka disambung gen dari bakteri tadi disambung dengan gen milik mikroorganisme lainnya. untuk dapat mengumpulkan gas karbon dioksida dan cahaya matahari dan menghasilkan gas isobutyraldehyde. Titik didih yang rendah dan tekanan uap tinggi gas memungkinkannya untuk dengan mudah akan dilepas dari sistem.

Bakteri yang direkayasa dapat menghasilkan isobutanol secara langsung, namun para peneliti mengatakan saat ini lebih mudah untuk menggunakan yang sudah ada dan relatif murah proses katalisis kimia untuk mengubah isobutyraldehyde gas ke isobutanol, serta berguna lain produk-produk berbasis minyak bumi.

Selain Liao, tim peneliti termasuk penulis utama Shota Atsumi, mantan UCLA sarjana postdoctoral sekarang di UC Davis fakultas, dan UCLA sarjana postdoctoral Wendy Higashide.

Tempat yang ideal untuk sistem ini akan kekuasaan yang ada di sebelah tanaman yang mengeluarkan karbon dioksida, kata peneliti, berpotensi memungkinkan gas rumah kaca yang akan diambil dan didaur-ulang secara langsung menjadi bahan bakar cair.

“Kami terus meningkatkan kecepatan dan hasil produksi,” kata Liao. “Hambatan lain termasuk efisiensi distribusi cahaya dan pengurangan biaya bioreactor. Kami sedang mengerjakan solusi dari permasalahan tersebut.”

sumber

http://www.sciencedaily.com/releases/2009/12/091210162222.htm

Gen Bornavirus ternyata ditemukan di DNA manusia

Mungkin Banyak Yang Tidak mengetahui Fenomena Ini bahwa ternyata Gen manusia adalah bagian dari bornavirus (demikian dikutip dari science news.org)

Bornavirus adalah Virus dengan tipe RNA yang biasanya menyebabkan wabah penyakit pada kuda dan domba. Dan bornavirus ini dapat menyispkan materi genetikya ke dalam DNA manusia Studi menunjukan, Setidaknya dimulai sekitar 40 juta tahun yang lalu. Temuan yang diterbitkan di Nature Januari 7, memberikan bukti pertama bahwa selain virus RNA retrovirus (misalnya HIV) dapat mengintegrasikan secara stabil gen ke dalam DNA inang. Penemuan Tersebut sangat membantu mempelajari bagaimana virus tersebut berevolusi serta dampaknya terhadap mamalia yang mereka tumpangi.

“Seluruh Pendapat tentang diri kita sebagai spesies sedikit salah paham,” kata Robert Gifford, seorang paleovirologist di Aaron Diamond AIDS Research Center, yang bekerja sama dengan Universitas Rockefeller di New York City. DNA manusia termasuk kontribusi genetik dari bakteri dan organisme lain, dan manusia bahkan bergantung pada beberapa gen lain untuk fungsi dasar seperti memerangi infeksi.

Dalam studi baru, para peneliti Jepang menemukan salinan dari bornavirus N (untuk nukleoprotein) gen terdapat dalam setidaknya empat lokasi terpisah dalam genom manusia. Pencarian genom mamalia lain juga menunjukkan bahwa gen Virus tersebut telah menumpang dalam berbagai spesies selama jutaan tahun.

“Jelas mereka memberikan catatan fosil bornavirus yang sebelumnya hanya tersedia untuk retrovirus,” kata John Coffin, seorang virologist di Tufts University School of Medicine di Boston yang bersama-sama menulis studi. “Itu memberitahu kita bahwa virus evolusi tidak melanjutkan cara banyak orang yang memandangnya.”

Para ilmuwan telah lama memiliki bukti langsung dari retrovirus ‘kuno asal: fosil molekul virus tersebut terus berada di dalam genom spesies yang terinfeksi sejak lama.

RNA Lain “virus semua terlihat seperti mereka relatif muda, yang tidak masuk akal,” kata Michael Emerman, seorang virologist di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle.

Perkiraan usia virus dihitung dari tingkat mutasi. RNA virus laju mutasi yang tinggi membuatnya tampak seolah-olah virus seperti jam molekuler yang berdetak lebih cepat daripada virus lainnya. “Laju mutasi yang tinggi tidak memungkinkan kita untuk melihat jauh ke masa lalu,” kata Emerman.

Banyak virologists menduga bahwa RNA virus jauh lebih tua daripada perkiraan jam molekuler , “tapi itu bagus untuk melihat bukti langsung,” katanya.

Dalam studi baru, para peneliti yang dipimpin oleh Keizo Tomonaga dari Osaka University menemukan bahwa dua gen manusia serupa dengan bornavirus N gen. Kedua gen, yang sekarang disebut EBLN-1 dan EBLN-2 untuk endogen Borna-seperti N, adalah fosil molekuler bornavirus kuno.

Retrovirus terdapat sekitar 8 persen pada genom manusia. Ketika gen virus ini masuk ke dalam genom, hasilnya biasanya buruk bagi tuan rumah. Tetapi tidak selalu: Beberapa gen protein retrovirus dapat membantu melawan infeksi dengan retrovirus lainnya. Dan setidaknya dua kali dalam evolusi primata telah menambahkan retrovirus insersi gen ke genom inang yang membantu dalam membuat plasenta. Sekarang protein yang penting bagi perkembangan plasenta, kata Cédric Feschotte, genetika evolusioner di University of Texas di Arlington. Tidak jelas peran apa, jika ada, yang EBLN-1 dan EBLN-2 gen bermain pada manusia.

Mamalia lain, termasuk simpanse, gorila, orangutan, kera, tikus kukang, gajah Afrika, Tanjung hyrax dan 13 tupai tanah berlapis N semua membawa gen sisipan dalam genom, Tomonaga dan rekan menemukan. Penyisipan dalam genom tupai tanah mungkin peristiwa yang relatif baru, terjadi tidak lebih dari 10 juta tahun yang lalu, para peneliti melaporkan.

Tapi penyisipan bornavirus tidak semua terdapat di sejarah kuno. Dalam percobaan laboratorium, tim Tomonaga menemukan bahwa bornavirus modern dapat mengintegrasikan ke dalam DNA manusia, monyet, tikus dan sel anjing . Dan tikus dengan infeksi bornavirus diperlihatkan untuk memiliki sisipan baru dalam DNA sel otak.

Bornaviruses modern diketahui menginfeksi sel-sel saraf, tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa virus mampu menginfeksi dan memasukkan gen ke dalam banyak jenis sel. Untuk urutan virus yang disisipkan untuk lulus ke generasi berikutnya, infeksi kuno pasti telah terjadi pada jaringan yang menimbulkan telur atau sperma. Ilmuwan menyebut jaringan garis kuman.

spekulasi bahawa bahwa bornavirus bentuk lain dari mutasi manusia, terutama di sel syaraf . Beberapa studi telah dikaitkan dengan infeksi virus ke kelainan jiwa seperti skizofrenia. Feschotte berpikir mungkin bornaviruses modern menyusup pada DNA manusia di neuron, menciptakan mutasi pada gen yang dapat menyebabkan skizofrenia.

Tomonaga link mengatakan skizofrenia adalah “tidak mungkin.” Karena secara penyusupan gen terjadi secara acak “tidak dibayangkan bahwa mutasi disebabkan oleh integrasi menyebabkan gangguan otak tertentu, seperti skizofrenia,” katanya.

COROT-7b Planet Serupa Bumi



ScienceDaily (10 Januari 2010) – planet yang paling seperti bumi yang belum pernah ditemukan di sekitar bintang lain mungkin merupakan sisa-sisa ledakan Saturn gas berukuran raksasa, menurut penelitian disajikan Januari 6 pada pertemuan American Astronomical Society di Washington.

“Yang pertama dideteksi planet di luar tata surya kita 15 tahun yang lalu berubah menjadi gas besar-raksasa dalam orbit yang sangat ketat di sekitar bintang-bintang mereka. Kami menyebutnya ‘hot Jupiters,’ dan astronom tidak pernah mengharapkan untuk menemukan mereka,” kata Brian Jackson di NASA’s Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Md “Sekarang, kita mulai melihat benda-benda berukuran Bumi dalam orbit yang sama. Mungkinkah ada hubungannya?”

Jackson dan rekan-rekannya berpaling pada COROT-7b, planet terkecil dan yang paling mirip dengan Bumi . Ditemukan pada bulan Februari 2009 oleh para konvensi, Rotasi dan Planetary transit (COROT) satelit, misi yang dipimpin oleh Badan Antariksa Prancis, Corot-7b diperlukan hanya 20,4 jam untuk lingkaran dengan bintang sunlike, terletak 480 tahun cahaya di konstelasi Monoceros. Para astronom percaya bahwa bintang adalah sekitar 1,5 miliar tahun, atau sekitar sepertiga usia matahari.

“Corot-7b adalah hampir 60 kali lebih dekat ke bintang dari Bumi, sehingga bintang muncul hampir 360 kali lebih besar daripada matahari tidak di langit kita,” kata Jackson. Sebagai akibatnya, permukaan planet pengalaman ekstrem pemanasan yang mungkin mencapai 3.600 derajat Fahrenheit pada sisi siang hari. COROT-7b ukuran (70 persen lebih besar dari bumi) dan massa (4,8 kali Bumi) menunjukkan bahwa dunia mungkin terbuat dari material berbatu.

“Tapi dengan suhu siang hari yang tinggi, Pada suhu yang setinggi ini apapun permukaan planet tersebut pasti akan mencair, dan planet tidak dapat mempertahankan apa-apa selain atmosfer, bahkan salah satu batu menguap,” kata Jackson. Dia memperkirakan bahwa pemanasan surya mungkin sudah menghilangkan sekian kali massa bumi pada planet COROT 7b.

Dengan bantuan model komputer yang melacak kehilangan massa planet dan perubahan orbit, para peneliti telah kembali waktu planet.

“Ada interaksi yang rumit antara massa planet kehilangan dan tarikan gravitasi, yang menimbulkan gelombang pasang pada bintang,” Jackson menjelaskan. Mereka pasang secara bertahap mengubah orbit planet, menariknya ke dalam dalam proses yang disebut pasang surut migrasi. Tapi lebih dekat ke bintang kemudian naik massa yang hilang, yang pada gilirannya memperlambat laju perubahan orbit.

Setelah menghitung untuk berapa masa yang bertambah dan hilang selama badai migrasi, tim menemukan bahwa COROT-7b bisa ditimbang dalam pada 100 kali massa Bumi – atau tentang bobot Saturnus – ketika pertama kali terbentuk. Pada saat itu, itu mengorbit 50 persen lebih jauh dari bintang ketimbang sekarang.

Para peneliti juga menunjukkan bahwa terlepas dari apakah COROT-7b memulai hidupnya sebagai Saturn-seperti gas raksasa atau sebagai dunia berbatu, planet mungkin telah kehilangan banyak massa Bumi materi sejak pembentukannya.

“Anda bisa mengatakan bahwa, salah satu cara atau yang lain, planet ini menghilang di depan mata kita,” kata Jackson.

Dia menunjukkan bahwa proses serupa mungkin telah mempengaruhi banyak exoplanets lain yang terletak dekat dengan bintang-bintang. Bahkan, beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa banyak panas serupa Jupiters telah mengalami pasang surut massa yang hilang dan evolusi, mungkin meninggalkan sisa inti serupa dengan COROT-7b.

“COROT-7b mungkin menjadi planet pertama di kelas baru – dan sisa intinya menguap,” kata Jackson. “Mempelajari proses massa bertambah dan massa yang hilang pada saat migrasi, mungkin menjadi sangat penting untuk mengungkap asal usul panas,pada palenet yang mirip bumi. misi seperti COROT dan NASA’s Kepler akan segera mengungkapkan misteri ini.”

Tim peneliti juga termasuk Neil Miller dan Jonathan Fortney di University of California, Santa Cruz; Rory Barnes di University of Washington’s Virtual Planet Lab di Seattle; Sean Raymond di Laboratorium Astrophysical Bordeaux, Perancis; dan Richard Greenberg di Universitas Arizona, Lunar dan Planetary Lab, di Tucson.

sumber : http://www.sciencedaily.com/releases/2010/01/100106193444.htm

TRAINING AKADEMIS PROFESIONAL PENGURUS FKIST

Hari itu adalah hari bersejarah bagi pengurus FKIST 2009/2010, 6-7 Januari 2010 adalah adalah jadwal Agenda Pnegurus untuk di Up-Grade, Up-Grade Pengurus kali ini sengaja dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, agenda ini terlaksana atas kerasama Div. Kaderisasi FKIST dan SCCF UGM,
Hari pertama dalam agenda ini adalah Training khusus untuk Pengurus Harian FKIST yang didampingi langsung oleh mas Andry dari SCCF UGM, Tidak seperti Training yang biasa dilaksanakan di Fakultas, kali ini TAP hari-I diadakan bertempat di Surau Ageng Al-Fata, semua dapat terlaksana dengan kerjasma berbagai pihak yang sangat mendukung.
Training Akademik Profesional hari – I berlangsung dengan hikmat, dengan datangnya 5 dari 7 peserta (Laskar 7) semuanya berjalan degan lancar,
Pada awal Agenda tersebut Pak Andrey belum-belum sudah menembakkan amunisi penyemengat yang akhirnya menumbuhkan semnagat baru bagi PH FKIST kali ini, Iya ketika kesepakatan Slogan FKIST mulai terdengung dengan penuh semangat!
“Saintis, Intelektual, Berakhlak Mulia”
Bukan itu saja, dari awal Pak Andrey juga memberikan oleh2 berupa pembentukan Pohon FKIST yang nantinya akan menjadi saksi awal tekad perkembangan FKIST.
Selain penumbuhan motivasi, dalam Training tersebut rekan-rekan PH juga mendapatkan berbagai Ilmu (konsep) mengeni Forum Akademik dan pengembangannya yang diberikan oleh mbak’ Umi dkk.
Hal inti yang paling penting dari TAP I bagi FKIST adalah pembentukan VISI dalam periode ini, setelah melalui pemahaman mengenai Visi oleh Pak Andry akhirnya tiba saatnya PH memikirkan visi yang paling tepat. Ketika Pak andry memberi waktu 3 menit pun, tidk cukup, 5 menit masih juga kurang jelas, dan setelah bermenit-menitpun akhirnya terbentuk Visi :
Visi FKIST hingga 2011 :
“Menjadikan FKIST sebagai pusat kajian dan riset ilmiah yang berwawasan Integrasi-Interkoneksi Islam dan Sains Teknologi di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta”
Alhamdulillah, TAP I bagi pengurus yang telah terlaksana benar2 benar membuk pikiran dan semangat untuk selalu memaukan FKIST, selanjutnya akan bersambung ke TAP II untuk Pengurus Harian dan Staff FKIST semuanya. Tatap semangat.
TAP II
Dengan suasana berbeda, peserta yang lebih banyak, menjadikan TAP II ini semakin bermakna, TAP II dilasanakan di Masjid Al-Ma’un, dengan peseta Semua pengurus FKIST 2009/2010 TAP II ini serasa sebagai ajang penumbhan rasa kekeluargaan bagi pengurus FKIST, Dalam event ini alhamdulillah sebagian besar pengurus dapat hadir.
Dan seperti konsep yang sudah didapat PH saat TAP I, kali ini adalah saatnya “main share”, “vision share” dengan ini diharapkan semua pengurus akan memiliki pandangan jelas akan kemana FKIST dibawa, TAP sesei II ini dibagi menjadi 2 sesi, sesi I adalah Share bersama bagaimana FKIST dan keidealan suatu lembaga akademis, dan sesi II adalah sesi diskusi grup yang dilaksanakan berkeolompok sesuai divisi-divisi masing masing, target dari TAP II ini adalah tergugahnya semangat semua pengurus untuk dapat berkontribusi sesuai bidangnya, serta adanya sebuah rencana strategi, baik secara umum untuk divisi dan juga strategi pribadi untuk bersama-sama mewujudkan visi FKIST 2011. Cayooo!!!!

MUSYAWARAH BESAR FKIS II

Sesuai dengan Anggaran Dasar FKIS dimana Kedaulatan berada di tangan Musyawarah Besar Anggota, pada periode ini 2008/2009 FKIS telah melaksnakan Musyawarah Besar II (MUBES II) pada tanggal 14-15 November 2009 bertempat di Pondok Pesantren Roudhotus Salam – Berbah.
Dalam MUBES II ini banyak hal yang harus dibahas dan ditetapkan, Pada intinya terdapat Laporan pertanggungjawaban Kepengurusan 2008/2009, Penetapan AD dan ART, Pemilihan dan penetapan Ketua FKIS, Tim Formatur, Pendamping, serta Penetapan GBHK FKIS.
Secara umum Agenda MUBES pada kali ini berjalan lancar dengan peserta kurang lebih 15 mahasiswa, pada pembukaan Hadir Dra. Khurul Wardati, M.Si. selaku perwakilan Fakultas yang berkenan membuka MUBES II ini, dilanjutkan Materi Integrasi-Interkoneksi oleh Iwan Kuswidi, S.Pd.i, M.Sc. dan kemudian dilajutkan dengan Agenda-agenda Sidang Pleno.
Setelah sidang penetapan tata tertib disepakati, berlangsunglah Laporan pertanggungjawaban Kepengurusan 2008/2009 yang dari hasil Musyawarah LPJ diterima dengan Syarat, Agendapun dilanjutkan dengan Pembahasan AD dan ART, dimana terdapat berbagai perubahan berkaitan dengan perbaikan AD dan ART antara lain meliputi perubahan nama Forum semula Forum Kajian Islam dan Sains (FKIS) dirubah menjadi Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi (FKIST), hal ini didasarkan kesepakatan atas pertimbangan adanya bidang keilmuan Teknologi di Fakultas Sains dan Tekologi, juga terdapat penambahan dalam tujuan FKIS yakni penambahan poin Amal dalam tujuan “Membentuk kader mahasiswa Sains dan Teknoloi yang unggul dalam FIKIR, ZIKIR dan AMAL”. Sedangkan dalam ART sedikit sekali perubahan melainkan hanya perubahan redaksi yang berkaitan. Selain Perubahan diatas dalam Musyawarah ini juga dibahas dan ditetapkan GBHK FKIST dengan tema “Optimalisasi Sains dan Teknologi sebagai Kaian Islam serta Sinergitas Pola FIKIR, ZIKIR dan AMAL mahasiswa” yang menghasilkan beberapa perubahan antaran lain Susunan pengurus yang akan ditentukan selanjutnya, dimana Wakil ketua dihapuskan, dan Sekretaris diubah nama menjadi Sekretaris Jendral, serta perubahan Divisi-divisi dalam FKIST sehingga hanya menjadi 4 Divisi : Divisi Kaderisasi, Divisi Kajian, Divisi Libang dan Divisi Media dan Informasi.
Agenda selanjutnya adalah Pemilihan ketua FKIST, dimana dalam tata tertib yang telah ditentukan prosedurnya,ulai dari memilih bakal calon, calon, hingga terpilih Ketua Umum FKIST, semula ada 7 bakal calon yang kemudian hanya 4 yang menjadi calon ketua umum FKIST yakni saudara Tugiman, Yuananda, Ari mami dan Siti Fatimah, dna dari kekempat calon tersebut terpilih Yuananda sebagai Ketua umum FKIST 2009/2010.
Agendapun dilanjutkan dengan pembentukan TIM Formatur, dan pemilihan Pendamping dipimpin ketua FKIST dan terbentuk TIM FORMATUR dengan 5 anggota yang bertanggungjawab membuat susuna pengurus dalam waktu 1 minggu selanjutnya, serta dipilihnya kembali Frida Agung Rachmadi,S.Si sebagai pendamping dari dosen dan Anas Sumarhadi dan Mairulliana Rosida sebagai pedamping dari mahasiswa.
Dengan Berakhirnya serangkaian Sidang Pleno dan ditetapkannya Hasil MUBES II, sidang ditutup dengan doa dan harap untuk FKIST yang selalu lebih baik nantinya.
Pembentukan Pengurus FKIST 2009/2010
Satu minggu, Ya, waktu yang cukup singkat untuk membentuk pengurus FKIST yang Ideal, itulah tugas TIM FORMATUR yang telah dibentuk sebelumnya. Melalui berbagai proses Syuro, berbagai proses konfirmasi, analisis SWOT, akhinrnya TIM Formatur berikhtiar untuk memploting Pengurus FKIST 2009/2010 sebagai berikut :
Pengurus FKIST 2009/2010
PENDAMPING : Dosen : Frida Agung Rahmadi, M. Si.
Mahasiswa : Anas Sumarhadi
Mairulliana Rosida
KETUA UMUM : Yuananda Nur Basmalah
SEKRETARIS JENDRAL : Za’imatul Amna
BENDAHARA : Elok Hafidhoh

DEVISI KADERISASI
Ari Mami
Susanti
Ayuk Trisna Saputri
Suri Akramaeni
Ipan Rudiansyah

DEVISI PENELITIAN & PENGEMBANGAN
Lilis Sholikhah
Nur aini
Widyani Nurmalasari
Nina Isnaeni
Affa Ardhi Saputri
Muhammad Suharjo

DEVISI KAJIAN
Khotibul Umam
Febri Nugroho Muji R
Siti Fatimah
Retno Nurfitri
Aisyah Ummu Labiiq
Fatimatul Amani

DEVISI MEDIA
Tugiman
Muhammad Istiqlal
Sidiq Choirul Anwar
Ellya Noor Parida
Shofi Zulaikha
Arinda Wulan Febrianti
Alhamdulilah . . .
Terbentuknya Pengurus FKIST 2009/2010 ini merupakan langkah awal dan harapan untuk berkembangnya FKIST selajutnya.

Adversity Quotient

“Kesuksesan belajar dan bekerja kita dalam hidup sebagian besar ditemtukan oleh AQ kita, bukan hanya IQ ataupun EQ tapi lebih pada semangat berjuang”

Adversity Quotient (AQ) menjadi demikian penting dalam menentukan kesuksesan hidup kita. Karena AQ akan menunjukkan seberapa baik kita dapat menghadapi kesulitan dan mengatasinya. AQ juga merupakan laat ukur yang dapat memprediksi siapa yang mampu mengatasi kesulitan dan siapa yang jatuh, menyerah atau menang, berhasil, bahkan yang akan gagal.
Dulu, orang dianggap cerdas bila memiliki IQ tinggi. Bagaimana mengembangkan IQ adalah hal yang sulit. Tapi kini, kecerdasan sendiri telah berkembang di luar batasan kemampuan matematik dan linguistic. Bahkan menurut Howard Gardner, salah seorang professor pendidikan dari Harvard menyimpulkan bahwa manusia sesungguhnya memiliki Multiple Intelligence, dimana setiap manusia memiliki potenasi kecerdasannya sendiri.
Sehingga bila ada orang yang tidak senang fisika, amtematika atau kimia, bias jadi ia mungkin senang ebrmain musik. Ia mungkin akan lebih cerdas berkreasi dengan not-not balok. Baginya, hal itu lebih menyenangkan daripada bermain dengan angka-angka hitungan. Bisa juga, ia adalah tipe orang yang senang bergaul dan bias menarik simpati orang lain. Atau mungkin ia termasuk orang yang memilki kecerdasan di bidang interpersonal. Bisa bergaul dan memiliki relasi yang baik dengan orang lain.
Faktor inilah yang menjadikan Paul G. Stoltz, Ph.D dalam bukunya “Adevrsity Quotient: Mengubah Rintangan enjadi Peluang” melengkapi kecakapan manusia dengan AQ (Adversity Quotient), karena IQ dan EQ saja belum memadai untuk menjamin kesuksesan belajar seseorang. Secara sederhana Paul mengembangkan rumus kecerdasan itu sebagai berikut :

Kecerdasan = IQ + EQ * AQ
IQ = Intelligence Quotient
EQ = Emotional Quotient
AQ = Adversity Quotient

Apa itu AQ?
Adversity Quotient adalah kerangka piker baru untuk memahami dan memperbaiki semua fase keberhasilan. AQ merupaka kemampuan untuk bertahan di tengah halangan dan rintangan. AQ adalah suatu cara pandang kita untuk melihat hidup ini seperti sebuah perjalanan, sebuah pendakian.
Dengan demikian, bila kita memahaminya, maka sebuah tujuan hidup ini adalah ibarat sebuah puncak gunung yang akan kita daki. Sudah siapkah kita untuk mendaki?
Untuk itulah AQ menjadi sedemikian penting dalam hidup kita kita. Pertama, AQ menunjukkan seberapa baik kita adapt bertahan menghadapi kesulitan dan mengatasinya. Penelitian menunjukkan bahwa orang sukses adalah orang yang tetap gigih berusaha, meskipun banyak rintangan, bahkan terancam bayangan kegagalan sekalipun. Tidak ada orang yang mencapai sukses sejati tanpa merasakan kegagalan sebelumnya.
Gregor Mendel, seorang rahib dari Austria, menemukan prinsip-prinsip keturunan. Ia tidak lulus sampai tiga kali, tetapi ia tetap melanjutkan percobaanya dalam mengembangkan tanaman. Dia mengawinkan 21.000 tanaman selama lebih dari 20 tahun. Mebuat analisa statistic secara rinci tentang pengamatannya, ampai akhirnya ia dapat nmembuka tabir rahasia yang berhubungan dengan azas-azas jeturunan. Kini, karyanya dipakai oleh para ilmuwan sampai sesudah matinya.
Kedua, AQ merupakan alat ukur yang dapat memprediksi siapa yang mampu mengatsi kesulitan dan siapa yang jatuh. Semua orang memiliki potensi besar untuk menjadi sukses, namun sedikit orang yang meyakini potensi dirinya bahwa ia bias sukses. Orang yang memiliki keyakinan akan potensi dirinya dapat bekerja dengan baik, tenang dan melangkah pasti. Sementara orang yang meragukan kemampuan dirinya akan bekerja dengan kinerja rendah.

Tipe manusia AQ
Ada tipe manusia yang dapat diklasifikasikan menurut AQ, yaitu Qitter, Camper dan Climber. Tipe Quitter adalah mereka dengan cirri-ciri suka menghentikan, mengabaikan and meninggalkan yang ditawarkan oleh kehidupan. Lebih memil8ih jalan yang datar dan relative mudah, serta senang berorientasi ke belakang sehingga seringkali terlihat sinis, murungh, frustasi, dan apatis.
Sedangkan tipe Camper adalah orang-orang yang mudah merasa bosan dalam mendaki kehidupan, seakan lelah dan mencari tempat yang datar untuk beritirahat. Meski mereka telah menunjukkan semangat berprestasi, sejumlah inisiatif dan beberapa usaha yang membuat mereka merasa lebih aman telah mereka jalankan. Tapi sifat ini tidak akan mau mengambil resiko untuk dipecat, merasa terancam oleh sejumlah orang yang melakukan prestasi adalah sifat pembawaan yang menadikannya justru merasa dikejar-kejar kekhawatiran.
Tipe yang ketiga, Climber yaitu orang-orang yang menjalani hidu[pnya secara lengkap, yakin bahwa sukses ini tidak ada akhirnya, kadang-kadang bosan, lelah, sakit hati atau ragu-ragu. Sehingga mereka berkumpul dengan Campers untuk memulihkan kondisinya, tetapi bukan untuk berhenti. Mereka tidak berhenti pada gelar atau jabatan, tetapi terus mencari cara untuk berkontribusi dan mengembangkan pada nilai-nilai yang lebih tinggi (ibadah).

Bagaimana mengembangkan AQ
Kunci mengembangkan AQ adalah menetapkan keyakinan bahwa kita mampu mengatasainya. Seperti kata orang bijak, “Bertahanlah karena badai pasti berlalu.” Bukankah semua persoalan yang kita hadapi ini pada dasarnya adalah proses pelatihan. Bila kita lulus dalam masalah ini maka kita akan banyak memetik pelajaran di dalamnya. Kemudian mengembangkan AQ?
Pertama, tekadkan komitmen (niat) terhadap suatu tujuan/sasaran/kesusksesan. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS AL Baqarah:286)
Kedua, hadapi rintangan, jangan menghindar. “Karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS ALam Nasyrah: 6 – 7)
Ketiga, jadilah proaktif dengan mengendalikan rintangan dengan komsep LEAD, yaitu Listened, dengan dan temukan sesuatu yang salah. Explore, gali asal dan peran dalam persoalan ini. Analyze, analisalah fakta-fakta dan temukan beberapa factor yang mendukung. Do, lakukan suatu tindakan nyata untuk menghadapinya.
Keempat, jika kondisi dirasa mentok: istirahatlah dan asah gergaji Anda. Bersiaplah untuk mendaki lagi bila kondisi Anda dan lingkunagn sudah mendukung.
Dengan emmahami konsep AQ dan konsep pengembangannya, paling tidak kita bias meneropong diri kita selama ini. Apakah tipe Quitter, tipe Camper, atau tipe Climber. Bila kita masih di ipe pertama, atau kedua, bagaimana kita mesti meng-upgrade mental juang kita untuk menjadi tipe yang terakhir, pendaki puncak. AQ mengajarkan suatu prinsip dasar untuk sukses, yaitu kemampuan untuk bertahan di tengah halangan dan rintangan.
(sumber : Tarbawi Edisi 84 Th. 5/Rabi’ul Awwal 1425 H/13 Mei 2004 M, hal. 70 – 71)

Monday, January 18, 2010

Lebah Madu

"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."
(QS. An-Nahl: 68-69)
Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali manusia yang menyedari sifat-sifat luar biasa dari penghasilnya, iaitu lebah madu.
Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh kerana itulah, lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru-iaitu madu dan menyimpannya untuk musim dingin yang akan datang.
Sungguh menarik untuk diketahui bahawa lebah menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya. Pertanyaan pertama yang muncul pada benak kita adalah: mengapa lebah tidak menghentikan produksi berlebih ini, yang tampaknya hanya membuang-buang waktu dan energi? Jawaban untuk pertanyaan ini tersembunyi dalam kata "wahyu" yang telah diberikan kepada lebah, seperti disebutkan dalam ayat tadi.
Lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia; sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkannya dan sapi yang memproduksi susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.

Organisasi Yang Luar Biasa Dalam Sarang Lebah

Kehidupan lebah di sarang dan produksi madunya sangatlah menakjubkan. Tanpa membahas terlalu terperinci, marilah kita amati ciri-ciri utama "kehidupan sosial" lebah. Lebah harus melaksanakan banyak "tugas" dan mereka mengatur semua ini dengan organisasi yang luar biasa.
Pengaturan kelembapan dan ventilasi: Kelembapan sarang, yang membuat madu memiliki kualitas perlindungan tinggi, harus dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan kualitas perlindungan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang harus 35 C selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga ventilasi.
Jika hari panas, terlihat lebah sedang mengatur ventilasi sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada struktur kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang standar, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah ventilator yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang.
Sistem ventilasi ini juga bermanfaat melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.
Sistem kesihatan: Lebah menjaga kualiti madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat sistem pemeliharaan kesihatan yang sempurna untuk mengendalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan bakteria. Tujuan utama sistem ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menimbulkan bakteria. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah berusaha untuk mengusirnya dari sarang.



Sudah jelas lebah tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanyalah seekor serangga yang panjangnya 1-2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya

Penyimpanan Maksima Dengan Bahan Minima
Sarang yang dibangun lebah dapat menampung 80 ribu lebah yang hidup dan bekerja bersama-sama, dengan menggunakan sedikit bagian dari lilin lebah.
Sarang tersebut tersusun atas sarang madu berdinding lilin lebah, dengan ratusan sel-sel kecil pada kedua permukaannya. Semua sel sarang madu berukuran sama persis. Keajaiban teknik ini dicapai melalui kerja kolektif ribuan lebah. Lebah menggunakan sel-sel ini untuk menyimpan makanan dan memelihara lebah muda.
Selama jutaan tahun, lebah telah menggunakan struktur segi enam untuk membangun sarangnya. (Sebuah fosil lebah yang berusia 100 juta tahun telah ditemukan). Sungguh menakjubkan bahwa mereka memilih struktur segi enam, bukan segi delapan atau segi lima. Ahli matematik memberikan alasannya: "struktur segi enam adalah bentuk geometris yang paling sesuai untuk memanfaatkan setiap bahagian unit secara maksimum". Jika sel-sel sarang madu dibangun dengan bentuk lain, akan terdapat bahagian yang tidak terpakai, sehingga lebih sedikit madu yang bisa disimpan dan lebih sedikit lebah yang mendapatkan manfaatnya.
Pada kedalaman yang sama, bentuk sel segi tiga atau segi empat dapat menampung jumlah madu yang sama dengan sel segi enam. Akan tetapi, dari semua bentuk geometris tersebut, segi enam memiliki keliling yang paling pendek.
Kesimpulannya: sel berbentuk segi enam memerlukan jumlah lilin paling sedikit dalam pembangunannya, dan menyimpan madu paling banyak. Lebah tentu tidak akan mampu menghitung ini, yang hanya dapat dilakukan manusia dengan perhitungan geometris yang rumit. Haiwan kecil ini menggunakan bentuk segi enam secara fitrah, hanya karena mereka diajari atau "diilhami" oleh Tuhan mereka.

Cara Menentukan Arah



Lebah biasanya harus terbang menempuh jarak jauh dan menjajagi wilayah luas untuk menemukan makanan. Mereka mengumpulkan serbuk sari bunga dan bahan pembuat madu dalam jarak 800 m dari sarang. Seekor lebah, yang telah menemukan bunga, terbang kembali ke sarangnya untuk memberi tahu lebah lain tentang tempat bunga tersebut. Bagaimana lebah ini menjelaskan lokasi bunga kepada lebah lain di sarang?
Dengan menari!… Lebah yang kembali ke sarangnya mulai menari. Tarian ini adalah untuk memberi tahu lebah lain tentang lokasi bunga. Tarian yang diulang-ulang lebah tersebut mengandung semua informasi tentang sudut, arah, jarak, dan informasi perincian lain tentang sumber makanan, sehingga lebah lain dapat mencapai tempat itu.
Tarian ini berbentuk angka "8" yang diulang terus-menerus oleh lebah tersebut (lihat gambar di atas). Lebah tersebut membentuk bagian tengah angka "8" dengan mengibas-ngibaskan ekor dan bergerak zig-zag. Sudut antara gerakan zig-zag dan garis matahari-sarang menunjukkan arah sumber makanan dengan tepat (lihat gambar di atas).
Akan tetapi, sekadar mengetahui arah sumber makanan tidaklah cukup. Lebah pekerja juga harus "mengetahui" seberapa jauh mereka harus menempuh perjalanan mengumpulkan bahan pembuat madu. Jadi, lebah dari sumber bunga tersebut memberitahukan jarak serbuk bunga dengan gerakan tubuh tertentu, yakni dengan menggoyangkan bahagian bawah tubuhnya dan menimbulkan aliran udara. Misalnya, untuk "menjelaskan" jarak 250 m, ia mengibaskan bagian bawah tubuhnya lima kali dalam setengah minit. Dengan demikian, lokasi pasti sumber makanan tersebut dapat dijelaskan dengan terperinci, baik tentang jarak maupun arahnya.

Keajaiban Madu

Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini?
Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.

Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.
(QS. Al Jatsiyah, 45: 13)

KEAJAIBAN AL-QUR’AN

KEAJAIBAN AL-QUR’AN
(Dikutip dari salah satu Bab buku Let’s Learn Our Islam karya Harun Yahya)


Kita mengetahui bahwa mukjizat terbesar yang dikaruniakan kepada Nabi SAW adalah Al Qur'an. Al Qur'an diwahyukan kepada umat manusia 1.400 tahun yang lalu, namun ada beberapa kenyataan yang diwahyukan dalam Al Qur'an yang maknanya hanya bisa kita buktikan baru-baru ini.
Dari planet-planet hingga bintang-bintang, manusia hingga hewan, Allah menciptakan segalanya di alam semesta. Allah telah mengetahui segalanya yang belum kita temukan hingga sekarang dan Dia memberi tahu kita tentang beberapa di antaranya dalam Al Qur'an. Kita hanya bisa mengetahuinya jika Allah menghendakinya, sehingga kita tahu bahwa ini adalah mukjizat dari Allah.
Al Qur'an berisi banyak keajaiban ilmu pengetahuan. Di sini, kita akan membahas beberapa di antara mukjizat Al Qur'an.

Bagaimana Alam Semesta Tercipta

Asal mula alam semesta digambarkan dalam Al Qur'an dengan ayat-ayat berikut dan dalam banyak ayat lainnya:

Dia-lah Yang memulai penciptaan langit dan bumi... (QS Al-An’aam: 101)

Alam semesta terjadi dari belum ada sama sekali pada 15 miliar tahun yang lalu. Dengan kata lain, alam semesta tiba-tiba muncul dari ketiadaan.
Hanya ilmu pengetahuan di abad kedua puluh yang bisa membuat kita menemukan bukti-bukti ilmiah tentang peristiwa besar ini. Oleh sebab itu, mustahil mengetahuinya 1.400 tahun yang lalu (pada saat Nabi SAW hidup). Akan tetapi, ini justru telah disebutkan dalam ayat tadi, Allah memberi tahu kita kenyataan ini ketika Al Qur'an diwahyukan. Inilah keajaiban Al Qur'an dan salah satu bukti bahwa Al Qur'an adalah perkataan Allah.


Garis Edar

Mungkin banyak di antara kalian yang tahu bahwa bumi kita dan planet-planet lainnya memiliki garis edar. Memang, tidak hanya planet-planet di Tata Surya kita saja yang memiliki garis edar, tetapi juga semua benda-benda langit di alam semesta memiliki garis-garis edarnya sendiri. Jadi, semua benda langit bergerak pada jalur-jalur yang telah ditentukan dengan sangat tepat. Inilah bukti ilmiah yang baru diketahui oleh para ilmuwan baru-baru ini, tetapi telah diwahyukan dalam Al Qur'an 1.400 tahun yang lalu.
Dan Dia-lah Yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masingnya beredar di dalam garis edarnya. (QS Al-Anbiya: 33)

Seperti kalian baca dalam ayat ini, Allah memberi tahu kita tentang kenyataan ilmiah yang baru saja ditemukan belum lama ini. Pada saat Al Qur'an diwahyukan, orang-orang tidak tahu bahwa benda-benda langit bergerak dalam garis-garis edar yang tetap. Tetapi Allah mengetahui segalanya dan memberi tahu apa yang dikehendaki-Nya kepada hamba-Nya.


Lautan yang Tidak Saling Bercampur

Salah satu sifat lautan yang baru saja ditemukan ilmuwan telah diwahyukan dalam satu ayat Al Qur'an sebagai berikut:

Dia membiarkan dua lautan mengalir, yang keduanya bertemu, (tetapi) di antara keduanya ada batas yang tidak bisa dilewati oleh masing-masingnya. (QS Ar-Rahman: 19-20)

Sifat lautan ini, yaitu saling bertemu, tetapi tidak saling bercampur sama sekali, baru saja ditemukan oleh ahli lautan. Karena gaya fisika yang disebut dengan “tegangan permukaan”, perairan di lautan yang saling berdekatan tidak akan bercampur. Karena disebabkan oleh perbedaan kekentalan air tersebut, tegangan permukaan mencegah kedua lautan tersebut saling bercampur, seolah ada dinding tipis di antara mereka.
Yang menarik, di masa ketika manusia tidak mempunyai pengetahuan fisika, tegangan permukaan atau ahli lautan, pengetahuan ini telah diwahyukan di dalam Al Qur'an.


Bentuk Bumi yang Bulat

Pengetahuan astronomi (ilmu tentang benda langit) pada saat Al Qur'an diwahyukan memandang dunia dengan cara berbeda. Beberapa orang menganggap bahwa bumi ini datar, meskipun ada yang menganggap sebaliknya. Tetapi kenyataan bahwa bumi itu bulat tidaklah diketahui oleh semua orang. Akan tetapi, dari ayat Al Qur'an bisa dipahami secara tidak langsung, bahwa bentuk bumi adalah bulat. Ayat yang sesuai tentang ini berbunyi:

Dia menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar. Dia menutupkan (takwir) malam atas siang dan menutupkan (takwir) siang atas malam… (QS Az-Zumar: 5)

Kata berbahasa Arab ”takwir” diterjemahkan dengan ”menutupkan” dalam ayat di atas. Dalam Bahasa Indonesia, kata ini berarti melilitkan sesuatu pada benda lain, hingga terlipat seperti kain yang digulung”. Siang dan malam yang saling melilit ini hanya bisa terjadi jika bumi itu bulat. Tetapi, seperti disebutkan di atas, orang-orang Arab yang hidup 1.400 tahun yang lalu beranggapan bahwa bumi itu datar. Ini berarti bahwa bulatnya bumi diberitahukan secara tidak langsung dalam Al Qur'an, yang diwahyukan pada abad ketujuh. Hal ini karena Allah mengajarkan kebenaran kepada umat manusia. Persoalan ini, yang disebutkan dalam kitab yang diwahyukan oleh Allah, baru diperjelas dalam abad-abad setelahnya oleh para ilmuwan.
Karena Al Qur'an adalah perkataan Allah, perkataan yang paling benarlah yang digunakan untuk menggambarkan alam semesta. Mustahil seorang manusia mengetahui dan bisa memilih kata-kata tersebut. Karena Allah-lah yang mengetahui segalanya, Dia bisa menyampaikan kenyataan ini kepada manusia kapan pun Dia kehendaki.

Sidik Jari


Ketika Al Qur'an menyatakan bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia kembali setelah mati, Allah menyuruh kita untuk memperhatikan sidik jari manusia.

Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Sekali-kali tidak, sungguh Kami berkuasa menyusun (kembali) setiap ujung jemarinya dengan sempurna. (QS Al-Qiyamah: 3-4)

Menghidupkan kembali tubuh manusia yang telah hancur membusuk adalah sangat mudah bagi Allah. Sekarang, perhatikanlah sidik jarimu. Sidik jari semua orang berbeda satu sama lain. Jika kalian punya saudara kembar, sidik jari mereka juga berbeda. Setiap orang yang hidup atau yang pernah hidup di dunia ini mempunyai bentuk sidik jari yang berbeda. Itulah mengapa sidik jari itu sama khasnya dengan identitas seorang manusia.
Allah Yang Maha Kuasa bisa menciptakan kita kembali, hingga perincian terkecilnya. Di sini, kita perlu mencamkan bahwa pentingnya sidik jari dan bahwa setiap orang memiliki sidik jari yang khas dimilikinya baru ditemukan di abad kesembilan belas. Tetapi Allah telah menyuruh kita memperhatikan ujung-ujung jari kita pada 1.400 tahun yang lalu dalam Al Qur'an.
Ada beberapa persoalan lain yang secara ajaib diterangkan dalam Al Qur'an. Kita hanya akan membahas beberapa di antaranya di sini. Namun semua ini sudah cukup untuk menjelaskan bahwa Al Qur'an adalah perkataan Allah. (Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa membaca buku Keajaiban Al Qur'an karya Harun Yahya.)
Allah memberi tahu kita tentang hal berikut mengenai Al Qur'an:

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an? Seandainya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka akan menemukan pertentangan yang banyak di dalammya. (QS An-Nisaa’: 82)

Seperti telah dijelaskan dalam ayat di atas, Al Qur'an memberikan informasi yang akurat. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, semakin banyak keajaiban yang diterangkan di dalam Al Qur'an yang terungkap. Keajaiban-keajaiban Al Qur'an ini membuktikan bahwa Al Qur'an adalah wahyu dari Allah. Di sini, adalah kewajiban kita untuk mempelajari dan mengamalkan perintah-perintah Al Qur'an secara seksama.
Allah memerintahkan kita untuk berpegang teguh pada Al Qur'an dalam banyak ayat. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Dan Al Qur'an itu adalah kitab yang Kami turunkan, yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kalian diberi rahmat. (QS Al-An’aam: 155)

…adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya. (QS ‘Abasa: 11-12)